BCA Expoversary 2026 di Surabaya, Tawarkan Bunga KPR Mulai 2,49 Persen

JATIMPEDIA, Surabaya - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menghadirkan BCA Expoversary 2026 sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 tahun ini. Ajang tahunan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BCA dalam mendekatkan solusi pembiayaan kepada masyarakat.

Tahun ini, BCA Expoversary akan menyapa masyarakat Jawa Timur dengan digelar di Ciputra World Mall Surabaya pada 6-8 Februari 2026. Pameran ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor properti dan otomotif di awal tahun.

Mengusung konsep one stop financial solution, BCA Expoversary 2026 menghadirkan berbagai penawaran menarik, mulai dari pembiayaan rumah hingga kendaraan bermotor, dengan suku bunga yang kompetitif.

Salah satu daya tarik utama adalah penawaran bunga spesial Kredit Pemilikan Rumah (KPR), yakni 2,495 fixed 1 tahun dan 3,95 fixed 3 tahun, yang dinilai sangat bersaing di tengah dinamika pasar saat ini.

Senior Vice President Credit Consumer Loan BCA, Handy Weriko menyampaikan bahwa penawaran bunga ini merupakan bentuk apresiasi BCA kepada nasabah yang terus mempercayakan kebutuhan pembiayaannya kepada perseroan.

Namun demikian, Handy menegaskan bahwa fokus BCA tidak semata pada aspek pricing. Pada BCA Expoversary 2026, BCA juga memperkuat kualitas kredit agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

"Sejak diperkenalkan pada awal Januari 2026, bunga KPR 2,49 persen mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat. Tingginya minat tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan hunian masih menjadi prioritas utama," katanya di Surabaya, Rabu (28/1/2026) malam.

Di wilayah Surabaya, lanjut Handy, sekitar 40% pengajuan KPR berasal dari refinancing, yang menandakan adanya kesadaran nasabah untuk mengelola kembali struktur keuangan mereka dengan lebih efisien.

Selain itu, minat terhadap suku bunga berjenjang juga terus meningkat. Skema ini dipilih karena memberikan kepastian angsuran bahkan dengan pilihan hingga 20 tahun, sehingga nasabah dapat merencanakan pengeluaran secara lebih matang.

"Untuk segmen menengah, terutama rumah dengan harga sekitar Rp2 miliar, bunga berjenjang menjadi pilihan favorit. Sementara itu, nasabah segmen atas cenderung memilih skema fixed 3 hingga 5 tahun," ungkap Handy.

Secara kuantitas, KPR dengan nilai Rp2 miliar ke bawah menyumbang lebih dari 50 persen dari total portofolio, menunjukkan kuatnya pasar hunian bagi masyarakat menengah.

BCA pun optimistis menghadapi tahun 2026, meskipun tantangan pasar masih ada. Perseroan menargetkan pertumbuhan KPR di kisaran 2-5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Optimisme ini didorong oleh mulai bergeraknya aktivitas bisnis sejak Januari 2026, berbeda dengan tahun lalu yang masih diwarnai sikap wait and see dari pelaku pasar. "Dukungan pemerintah melalui kebijakan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang dirilis sejak awal Januari 2026 turut menjadi katalis positif bagi sektor properti," ujarnya.

Dari sisi penyelenggaraan, Vice President Consumer Loan BCA Surabaya, Meliani Tjondro menyebut, BCA Expoversary bukan sekadar pameran penjualan, melainkan juga sarana edukasi keuangan bagi masyarakat.

"Pada BCA Expoversary 2026 di Surabaya, BCA menggandeng 43 developer dengan total 70 proyek properti yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan sekitarnya," ungkapnya.

Bunga spesial KPR 2,49%, lanjut Meliani, berlaku untuk pengajuan hingga 31 Mei 2026, dimana kontribusi bunga spesial di even ini bisa mencapai 50% pembiayaan KPR, menunjukkan besarnya peran event ini dalam kinerja KPR BCA.

Pada 2025 lalu, tambah Meliani, BCA mencatat booking nasional sebesar Rp40 triliun, dengan kontribusi Surabaya sekitar 15 persen. Mayoritas pengajuan berasal dari debitur baru yang mencapai 60 persen.

Ditambahkannya, saat ini BCA juga menghadirkan KPR Sejahtera, produk pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk rumah atau apartemen bersubsidi, dengan suku bunga flat 5% sepanjang tenor dengan plafon pembiayaan hingga Rp 350 juta.

Menariknya, meskipun bunganya rendah, KPR Sejahtera merupakan inisiatif penuh dari BCA dan bukan produk bersubsidi pemerintah, menegaskan komitmen perseroan dalam memperluas akses kepemilikan rumah.

Saat ini, BCA telah bekerja sama dengan tiga developer di Jombang, Mojokerto, dan Bangkalan, serta tengah menjajaki kolaborasi dengan 10 pengembang lainnya, seiring proyeksi pertumbuhan KPR yang kian positif sepanjang 2026. 

Berita Terbaru