JATIMPEDIA, Surabaya - PT Pertamina (Persero) membekali siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) II Kandangan dan SDN III Kandangan Surabaya mengenai penggunaan teknologi digital secara aman dan bijak melalui program Information, Communication & Technology (ICT) Goes to School.
“Kami terus mengambil peran aktif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini,” kata Senior Vice President Enterprise Information Technology Pertamina (Persero) Yoke Susatyo di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Program ini melibatkan Perwira Pertamina Group dari fungsi ICT, mulai dari level manajerial hingga direksi dan menyasar siswa kelas IV hingga VI serta pengelola sekolah. Program itu bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai pemanfaatan teknologi digital yang aman, bijak, dan produktif sejak usia dini.
Yoke menuturkan program ICT Goes to School salah satunya diwujudkan dengan memberikan materi literasi digital yang mencakup tiga aspek utama yakni pemanfaatan teknologi sejak dini untuk mendukung pembelajaran dan pengembangan diri.
Kemudian juga terkait kesadaran akan pentingnya keamanan informasi dan perlindungan data pribadi serta pengenalan terhadap kreativitas dan karier di dunia digital.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan keterlibatan aktif Perwira Pertamina dalam program TJSL ini adalah wujud penerapan budaya keberlanjutan perusahaan.
“Kami tidak hanya hadir memberikan edukasi, tetapi juga membangun hubungan yang berkelanjutan dengan dunia pendidikan dan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu siswa dari SDN Kandangan III yakni Ketua kelas 6A Zulfatan Ibrahim Aufaraman, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini.
“Saya senang sekali bisa belajar tentang teknologi dan bagaimana cara menggunakannya dengan aman. Materinya sangat mudah dipahami, dan saya juga bisa bermain sambil belajar,” kata Zulfa.
Kepala Sekolah SDN Kandangan II Hima Kurniawan Arip Piyanto mengatakan kegiatan tersebut bermanfaat besar bagi siswa dalam memahami dunia digital melalui cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk menciptakan generasi yang lebih cakap digital,” katanya.
Editor : Eka Sapto