Angkutan KAI Logistik 84 Persen Didominasi Batu Bara

JATIMPEDIA, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat adanya peningkatan kinerja layanan angkutan barang sepanjang tahun 2025. Volume angkutan barang tahun 2025 tercatat mencapai 69.791.691 ton atau meningkat dari capaian sebelumnya.

Realisasi angkutan barang KAI pada periode tahun 2024 sebelumnya hanya menyentuh angka 69.201.670 ton. Komoditas batu bara berkontribusi paling besar mencapai 57.522.994 ton dari total seluruh angkutan.

Jumlah muatan batu bara tersebut menyumbang porsi sebesar 82,4 persen dari total volume angkutan KAI. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut peningkatan ini bukti kepercayaan para pengguna jasa.


“Pergerakan logistik yang stabil mendukung aktivitas industri, menjaga ketersediaan energi dan bahan baku, serta membantu efisiensi biaya distribusi dengan mengurangi beban lalu lintas jalan raya,” kata Anne dalam keterangannya di Jakarta.

Menurutnya, transportasi berbasis rel dinilai sangat andal dan terjadwal dalam memenuhi kebutuhan pengiriman volume besar. Peningkatan volume angkutan didorong oleh layanan berbagai komoditas seperti retail, peti kemas, hingga batu bara.
Semen klinker, Bahan Bakar Minyak (BBM), pupuk, dan hasil perkebunan turut menjadi andalan angkutan barang. Ragam muatan ini mencerminkan kemampuan layanan angkutan dalam mendukung kebutuhan sektor energi, industri, dan perdagangan.

Distribusi angkutan barang melalui kereta api memberikan dampak yang sangat luas bagi perputaran perekonomian nasional. KAI terus memperkuat layanan angkutan barang melalui langkah optimalisasi sarana, prasarana, serta pengelolaan operasional.

“Langkah ini diarahkan untuk memastikan angkutan barang kereta api tetap menjadi tulang punggung logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” ucap Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Berita Terbaru