JATIMPEDIA, Bangkalan - Tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada ulama besar Madura, Syaikhona Muhammad Khalil bin Abdul Latif al-Bangkalani digelar serangkaian acara. Dengan mengusung tema Ngelase Akung Astah Syaikhona Mohammad Kholil, acara dihadiri oleh para alim ulama, dzurriyah, serta masyarakat santri Bangkalan di Masjid Magbaroh Desa Martajsah, Kamis malam (20/11/2025)
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengusulan, termasuk keluarga besar dzurriyah, tim pengusul, TP2GD Kabupaten Bangkalan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan.
“Penganugerahan ini bukan sekadar gelar, tapi momentum untuk menggali dan menghidupkan kembali pemikiran serta keteladanan Syekhona Muhammad Khalil,” ujar Lukman.
Ia menegaskan, Syaikhona Kholil adalah inspirator para tokoh bangsa, khususnya di Jawa, yang telah mencetak banyak santri menjadi pahlawan nasional. Kiprah beliau sebagai episentrum keilmuan ulama dan santri Nusantara diakui secara regional, nasional, bahkan internasional.
“Pemerintah Kabupaten Bangkalan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadikan warisan beliau sebagai pedoman hidup, terutama bagi para santri,” tambahnya.
Bupati juga mengajak para santri untuk menjadikan semangat dan pemikiran Syaikhona Kholil sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan global dan membentuk pemikir-pemikir baru yang mampu mewarnai kehidupan berbangsa di tingkat internasional.
“Mari kita teladani perjuangan beliau sebagai tonggak kontribusi nyata dalam membangun Bangkalan yang kita cintai,” ujar Bupati Lukman dengan mengakhiri.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-13309-bupati-bangkalan-ajak-santri-teladani-syaikhona-kholil