Kapal Pesiar MS Viking Orion Kembali Singgahi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

JATIMPEDIA, Surabaya - Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kembali menjadi tujuan kapal pesiar mancanegara. Pada Jumat, 14 November 2025, kapal pesiar MS Viking Orion merapat di Dermaga Jamrud Utara, membawa 877 penumpang dan 470 kru.

Kapal berbendera Norwegia dengan panjang 228 meter dan bobot 47.861 GT itu tengah menjalani rangkaian pelayaran wisata di kawasan Asia Tenggara.

Kedatangan Viking Orion disambut hangat oleh Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa melalui pertunjukan budaya khas Jawa Timur yang digelar di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN).

Para wisatawan juga diajak menikmati beragam produk UMKM binaan Pelindo, mulai dari kerajinan tangan, kain batik, hingga aneka kuliner Nusantara.

General Manager Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut.

“Kedatangan Viking Orion menunjukkan bahwa Tanjung Perak semakin mendapat kepercayaan sebagai destinasi kapal pesiar internasional. Dalam satu minggu, sudah dua kapal yang bersandar. Menjelang liburan Nataru, kami terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur agar wisatawan memperoleh pengalaman terbaik sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur,” ujarnya.

Viking Orion menjadi kapal pesiar kedua yang berlabuh dalam sepekan, setelah Viking Venus tiba beberapa hari sebelumnya. Para wisatawan dijadwalkan mengunjungi sejumlah destinasi unggulan, seperti Kampung Lawas Maspati, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, dan Museum Trowulan di Mojokerto.

Pelindo turut menyiapkan fasilitas transportasi berupa bus wisata, mobil wisata, dan layanan taksi daring bekerja sama dengan perusahaan transportasi yang telah terverifikasi.

Salah satu penumpang asal Australia, Michael Harrison, mengungkapkan rasa kagumnya atas sambutan yang diterima. “Ini kunjungan pertama saya ke Surabaya, dan penyambutannya sangat mengesankan. Pertunjukan tradisional dan keramahan masyarakat membuat kedatangan kami terasa begitu istimewa,” katanya.

Kedatangan Viking Orion memperkuat posisi Tanjung Perak sebagai pintu gerbang utama pariwisata maritim di kawasan Indonesia timur.

Kehadiran kapal-kapal pesiar internasional tidak hanya mencerminkan meningkatnya kepercayaan global terhadap standar layanan Tanjung Perak, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi sektor pariwisata, UMKM, transportasi, dan industri kreatif.

Dengan momentum positif ini, Pelindo berharap jumlah kunjungan kapal pesiar terus bertambah di masa mendatang, sekaligus memperkuat citra Surabaya sebagai kota destinasi bersejarah dan berbudaya yang ramah bagi wisatawan mancanegara.

Berita Terbaru