JATIMPEDIA, Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Lurah Kepatihan, Putri Negari, berhasil meraih Penghargaan Terbaik IV Lomba Siskamling Terpadu Merah Putih Jogo Jawa Timur 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi Jawa Timur 2025 yang digelar di Hall Grand City, Surabaya, Selasa (4/11/2025).
Dalam ajang ini, penghargaan diberikan kepada dua kategori, yakni Kepala Daerah Pembina Siskamling Terpadu dan Pelaksana Siskamling Terpadu. Keduanya menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib melalui penguatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran kepala daerah se-Jawa Timur, unsur TNI–Polri, serta berbagai instansi vertikal. Dalam arahannya, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya tiga hal utama bagi kepala daerah dan Forkopimda, yakni sinergi kebijakan pusat-daerah, respon cepat terhadap dinamika publik, dan keseimbangan antara kebebasan berpendapat serta ketertiban umum.
“Forkopimda harus menjadi katalis yang memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Wamendagri.
Ia juga mengungkapkan, lebih dari 87 persen pemerintah daerah di Jatim telah memperkuat koordinasi keamanan di tingkat lokal. Jawa Timur kini menjadi provinsi dengan jumlah pos Siskamling terbanyak di Indonesia, mencapai lebih dari 117 ribu pos, yang menjadi modal sosial penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada Kelurahan Kepatihan atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan jajaran yang telah aktif menjaga lingkungan melalui kegiatan Siskamling. Semoga inisiatif Kelurahan Kepatihan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan keamanan lingkungan,” ujar Bupati.
Di sisi lain, Lurah Kepatihan Putri Negari mengaku bangga atas penghargaan yang diraih dan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.
“Penghargaan ini bukan akhir, tapi semangat baru untuk terus menjaga keguyuban dan gotong royong. Seperti pesan kami, Tonggo Jogo Tonggo, Jogo Bojonegoro, Jogo Jawa Timur,” tutur Putri.
Prestasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah Bojonegoro, sekaligus mempertegas peran aktif Bojonegoro dalam mendukung program Merah Putih Jogo Jatim.
Editor : Rofiq