Kemenag Gandeng Perguruan Tinggi Untuk Tuntaskan Target 10 Juta Sertifikasi Halal

Jakarta, JP – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan 10 juta produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengantongi sertifikasi halal tahun ini.

“Untuk itu dibutuhkan partisipasi 3,6 juta pelau usaha dengan 36.000 pendamping PPH (proses produk halal),” kata Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin, 27 Juni 2022.

Dengan target itu, ia menyatakan bahwa seorang pendamping dapat menangani 100 pelaku usaha. Namun karena jumlah pendamping yang kurang atau masih 8.676 orang, maka langkah yang dilakukan dengan menggandeng sejumlah pihak terkait. Salah satunya dengan pihak universitas.

Setiap pendamping diharapkan mampu memotivasi kalangan pelaku UMKM untuk mengajukan permohonan sertifikasi halal. Sebab, dengan legalitas itu mampu meningkatkan daya saing dan membuka pangsa pasar hingga ke tingkat global.

Baca Juga  Strategi Menggerakkan Produk Halal Indonesia ke Pasar Global

Namun, sebagian dari pelaku usaha masih berangapan belum membutuhkan sertifikasi halal. Ini karena belum mendapatkan manfaat dari salah satu kelengkapan administrasi dalam pengembangan usaha tersebut.

“Selain menjadi jaminan bagi masyarakat, sertifikasi halal ini merupakan pintu masuk jika ingin masuk ke persaingan global,” ujar Aqil Irham. (indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *