JATIMPEDIA, Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto siap melanjutkan revitalisasi Pasar Hewan Sekarputih demi meningkatkan perekonomian para pedagang hewan di kota setempat.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kota Mojokerto, Jumat mengatakan, revitalisasi Pasar Hewan Sekarputih dilanjutkan termasuk pavingisasi area untuk pedagang yang menggunakan kendaraan roda empat. Selain itu, peningkatan metode dan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga menjadi prioritas.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Resmi Bentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah
"Seiring dengan meningkatnya jumlah pedagang, tentu aktivitas penyembelihan juga meningkat. Oleh karena itu, IPAL harus kita tingkatkan agar tetap ramah lingkungan," katanya di sela peninjauan di Pasar Hewan Sekarputih.
Ning Ita sapaan akrabnya mengapresiasi hasil dari proses revitalisasi dan realokasi pasar unggas ke Sekarputih yang kini aktivitas jual beli unggas lebih tertata dan terpusat di satu lokasi yang telah dilengkapi fasilitas pendukung representatif.
Selain terdapat pasar hewan yang terpusat dan rumah potong hewan (RPH) kata dia, pasar hewan Sekarputih juga dikelilingi kios-kios pedagang yang semakin melengkapi kebutuhan warga.
"Selain sudah terkonsentrasi di sini, kita juga patut bersyukur karena sudah ada sertifikasi halal untuk 13 kios penyembelihan. Jadi tidak hanya juru sembelih halalnya (juleha) yang tersertifikasi, tapi juga tempat usahanya," tuturnya.
Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Warga, Pemkot Mojokerto Latih Warganya Menjahit
Ia menjelaskan, Pasar Hewankini menjadi pusat jual beli unggas yang terintegrasi, mulai dari pembelian, pencucian, hingga proses pemotongan yang telah memenuhi standar kehalalan.
"Hal ini memberikan jaminan mutu sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk unggas yang beredar di Kota Mojokerto," katanya.
Baca juga: Rute Baru Transjatim Mojokerto-Jombang Masih Tahap Pembahasan
Dalam kunjungan itu, dirinya di dampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya.
"Ternyata jumlah pedagangnya membeludak, lebih dari seratus pedagang unggas yang aktif berdagang di Sekarputih," katanya. (sat)
Editor : Rini