JATIMPEDIA, Pamekasan - Realisasi investasi di Kabupaten Pamekasan selama tahun 2024 mencapai Rp425 miliar, meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2023.
"Pada tahun 2023, investasi di Pamekasan sebanyak Rp204 miliar. Jadi ada peningkatan sebanyak Rp221 miliar di tahun 2024," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Pamekasan Taufikurrachman di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu.
Baca juga: Bangun Sekolah Rakyat, Pemkab Pamekasan Berencana Beli Tanah Warga
Ia menjelaskan, angka tersebut berdasarkan realisasi penanaman modal yang dilaporkan oleh para pelaku usaha melalui Online Single Submission (OSS).
Peningkatan terjadi pada bidang usaha produksi rokok, karena di Pamekasan banyak warga yang memproduksi rokok lokal.
"Selain rokok, jenis usaha yang juga banyak dibuka adalah makanan dan minuman, seperti kafe, dan restoran," katanya.
Taufik menuturkan, investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Pamekasan bukan masyarakat lokal, akan tetapi juga ada yang berasal dari luar negeri berupa usaha waralaba.
Baca juga: Pemkab Pamekasan Gratiskan Izin Usaha Perikanan
"Tapi hanya investornya yang dari luar negeri, pengelola usaha dari waralaba tersebut merupakan warga lokal di Pamekasan ini," kata Taufik.
Faktor geografis Kabupaten Pamekasan yang terletak di antara Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Sampang menjadi pertimbangan bagi investor untuk berinvestasi di Pamekasan.
Baca juga: Pemkab Pamekasan Salurkan Bantuan Pupuk Kepada Petani Tembakau
Selain itu, sambung dia, Pemkab Pamekasan juga mempermudah sistem perizinan, menjamin keamanan dan kenyamanan bagi investor.(sat)
Editor : Rizky