JATIMPEDIA, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,8 miliar untuk perbaikan pasar tradisional tahun ini. Salah satu pasar yang akan direnovasi adalah Pasar Hewan Keppo.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, menyatakan bahwa perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan fasilitas bagi pedagang serta pengunjung. "Pasar ini sudah mulai rapuh, sehingga perlu segera direnovasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan aktivitas jual beli," ujar Basri pada Senin.
Baca juga: 86.460 Warga Pamekasan Dihapus Kepesertaan JKN dari PBI, Karena Alasan Ini
Pasar Hewan Keppo, yang berlokasi di Desa Polagan, Kecamatan Galis, sekitar 10 kilometer dari Kota Pamekasan, merupakan pasar hewan terbesar di wilayah ini dan terletak di jalur penghubung antar-kabupaten di Madura, termasuk Sampang, Bangkalan, dan Sumenep.
Baca juga: Dinas Kesehatan Pamekasan Kejar Cakupan Imunisasi Campak
Perbaikan pasar ini mencakup renovasi total semua bangunan, termasuk 25 unit kios, los, toilet, dan area parkir. Namun, Basri menekankan bahwa prioritas awal adalah perbaikan kios karena anggaran yang terbatas. "Kami akan memprioritaskan perbaikan kios, dan pekerjaan ini telah dimulai sejak pekan lalu," tambahnya.
Baca juga: Pemkab Sampang Tetapkan Status KLB Campak di 18 Desa
Anggaran renovasi pasar berasal dari Kementerian Perdagangan RI, dengan target penyelesaian proyek pada Desember 2024. Basri berharap perbaikan ini dapat meningkatkan daya tarik masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah. (sat)
Editor : Taufiq