Kepala Bea Cukai Gresik Lepas Ekspor Kerajinan Rotan Koperasi Giri Sejahtera

Reporter : indri fitria

JATIMPEDIA, Gresik  – Kepala Bea Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto melepas ekspor berkelanjutan produk kerajinan rotan  UMKM Binaan Koperasi Produsen Kriya Giri Sejahtera ke Tokyo, Jepang.

Pelepasan ekspor dilaksanakan di gudang produksi, di Kecamatan Menganti, Gresik, Rabu (25/9).  Hadir dalam pelepasan ekspor ini Pimpinan Export Center Surabaya, Arie Indarwanto, perwakilan Disperindag Provinsi Jawa Timur, Nuring dan Ketua Koperasi Kriya Giri Sejahtera, Heriyanto.

Baca juga: Hingga Juni 2026, Bea Cukai Jatim Sita 222 Juta Batang Rokok Ilegal

Dalam sambutannya, Kepala Bea Cukai Gresuk Wahjudi Adrijanto, menyampaikan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai trade facilitator. Salah satunya membantu para UMKM untuk dapat ekspor ke luar negeri melalui asistensi, sosialisasi, pendampingan.

"Realisasi pelaksanaan ekspor ini tentunya merupakan hasil kolaborasi berbagai instansi. Pada tahun 2021 sbersama dengan Atkeu KBRI di Tokyo, Sony Surachman Ramly, melalui Business Matching mempertemukan buyer Jepang dengan koperasi," kata Wahjudi.

Setelah melewati beberapa rangkaian proses diskusi, akhirnya transaksi terjadi. Dan Koperasi Kriya Giri Sejahtera berhasil mengirimkan 1x20 feet kontainer kerajinan rotan senilai 16.200 dollar AS.

"Ada  4 variasi produk kerajinan rotan berupat keranjang ke Tokyo. Disamping itu, ekspor ini sebagai realisasi MoU Koperasi dengan Buyer Jepang, Bond Shoji Co.Ltd, yang telah di tandantangani dan disaksikan langsung oleh Bupati Gresik," ujar Kepala Bea Cukai Gresik.

Dalam kesempatan itu Ketua Koperasi Kriya Giri Sejahtera, Heriyanto menyampaikan, sebelum pembentukan koperasi, terdapat bimbingan dari Diskoperindag dan Bea Cukai.

Baca juga: Bea Cukai Gresik Komitmen Perkuat Pembinaan Sekaligus Tegakkan Aturan Cukai

"Hingga difasilitasi pertemuan dengan buyer, beberapa kali pengiriman sample, dan hari  ini ada realisasi ekspor 1 kontainer," ujar dia.

Pada kesempatan ini, perwakilan dari Export Center Surabaya, Arie Indarwanto mengapresiasi ekspor ini. Menurutnya melakukan ekspor produk ke Jepang tentu bukan hal yang mudah. Sebab, produk yang masuk ke Jepang harus melewati quality control yang sangat ketat.

"Untuk koperasi dapat mempertahankan mutu produk agar dapat melaksanakan ekspor secara berkelanjutan," kata Arie.

Baca juga: Bea Cukai Jatim I dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar

Tidak ketinggalan, Disperindag Provinsi Jawa Timur turut mendukung penuh. Menurut Nuring, pihaknya sangat mengapresiasi atas ekspor kerajinan rotan dari Koperasi Kriya Giri Sejahtera.

Diharapkan ekspor dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan tidak hanya ke Jepang tapi ke seluruh negara di dunia. Dan apresiasi juga atas kolaborasi bersama Bea Cukai Gresik, Export Center Surabaya, Diskoperindag Gresik dan Atase Keuangan KBRI.

Koperasi Kriya Giri Sejahtera, merupakan perkumpulan para pengrajin rotan di Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Koperasi ini memiliki impian untuk dapat ekspor mandiri dan berkelanjutan. Harapan kedepannya, produk Domas ini tidak hanya menjajaki negeri Sakura saja namun bisa melebarkan sayapnya ke negara lainnya. (cin)

Editor : indri fitria

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru