JATIMPEDIA, Malang - Jumlah desa yang mengalami kekurangan air bersih di wilayah Kabupaten Malang bertambah. Hingga kini dilakukan distribusi air bersih.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Zainuddin mengatakan awalnya hanya empat desa di dua kecamatan yang mengalami kekurangan air bersih, yaitu Desa Sitiarjo dan Sumberagung Kecamatan Sumbermanjing wetan.
Baca juga: Disparbud Malang Beri Dua Desa Wisata Perkuat Pengelolaan Pariwisata
" Serta Desa Sumberoto dan Mentaraman Kecamatan Donomulyo, namun kini ada tambahan Desa Kedungbanteng dan Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing wetan," ucap Zainuddin, Rabu (24/9/2024).
Juga ada tambahan Desa Tulungrejo Kecamatan Donomulyo juga tengah mengajukan air bersih ke BPBD Kabupaten Malang. Desa yang mengalami kekurangan air bersih itu karena sumber mata air di desa masing masing mengering.
BPBD Kabupaten Malang telah mendistribusikan tandon air di dua desa yang mengajukan air bersih tersebut. Nantinya dua desa yang baru mengajukan air bersih itu, akan didistribusikan air bersih mulai Jumat (27/9/2024) nanti.
Baca juga: Perkuat Wisata Budaya, Tong Tong Night Market 2026 Kembali Hadir di Malang
" Untuk Ringinsari sudah kami drop tandon di 18 titik dan Kedungbanteng masih kami assesmen," tukasnya.
Zainuddin menjelaskan, sampai dengan saat ini air bersih yang sudah didistribusikan BPBD ke sejumlah desa yang mengalami kekeringan itu sejumlah 336 ribu liter.
Baca juga: PMI Jember Lakukan Pemantauan WIlayah Terdampak Kekeringan
" Distribusi akan dilakukan sampai akhir Oktober mendatang," terangnya.
Distribusi air bersih dilakukan ke dua kecamatan yang terdapat desa mengalami kekurangan air bersih. Distribusi air bersih dilakukan dua hari sekali. (sat)
Editor : Satriyo