JATIMPEDIA, Kediri - Perum BULOG serius terlibat di on farm (usaha budidaya) pertanian. Dengan luas areal pertanian di Kabupaten Kediri akan menjadi pilot project BULOG yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi petani hingga 20%.
Dirut Perum BULOG Bayu Krisnamurthi menuturkan, program bernama Mitra Tani ini memposisikan BULOG untuk mendampingi petani seperti sarana produksi pupuk, pengendalian hama hingga kredit kepada petani.
Baca juga: Bulog Jatim Rampungkan Penyaluran 99.004 Ton Beras SPHP
Adapun ketika panen, pihaknya dapat membeli gabah petani yang tentunya juga memperhitungkan biaya input pertanian yang dikeluarkan Badan Urusan Logistik.
Namun, petani tetap dibebaskan menjual gabah ke pasar,namun petani harus terlebih dahulu membayar sarana input produksi yang digunakannya.
Baca juga: BULOG Serap 3,5 Juta Ton Beras, Capai 87 Persen Target Nasional
"Intinya program ini adalah kami mendampingi untuk bisa kita bersama-sama meningkatkan produktivitas beras dan produktivitas petani kita tingkatkan," ujar Bayu di Jakarta, Selasa (2/4/2024).
Lebih lanjut Bayu mengatakan, untuk tahap pertama pihaknya sudah mengolah 800 hektar (ha) lahan petani di Kediri. Dia optimistis dengan lahan garapan itu bisa meningkatkan produktivitas beras lebih besar 10-20�ri rata-rata produktifitas nasional.
Baca juga: Bupati Kediri Ajak Anak Muda Kediri Aktif di Koperasi
"Kan kalau rata-rata produktivitas gabah nasional kan 5,2 ton per hektar nah kita berharap lebih besar 10 persen dari situ," kata Bayu.
Sebagai salah satu sub sistem BUMN Pangan,Kementerian BUMN telah merilis Program Mari Majukan Usaha Rakyat (Makmur). Selain bertujuan meningkatkan produktivitas hasil panen, petani juga dapat mengetahui biaya produksi lebih akurat. (sat)
Editor : Eka Sapto