Pemkab Madiun dan Kemenkeu Matangkan Rencana KPBU Preservasi Jalan

Reporter : Arif
Kick-Off Meeting bersama perwakilan kementerian keuangan, Pemkab Madiun, Komisi B DPRD dan kepala OPD terkait

JATIMPEDIA, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun resmi memulai penyusunan dokumen Pra-Studi Kelayakan (Pre-Feasibility Study) untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Preservasi Jalan, melalui agenda Kick-Off Meeting bersama perwakilan kementerian keuangan, Komisi B DPRD dan kepala OPD terkait, di Pendopo Mudagraha Madiun. Kamis, 29 Oktober 2026.

  
 Langkah ini diambil sebagai strategi Pemkab Madiun dalam mengatasi keterbatasan APBD guna menjaga kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan daerah, sejalan dengan arah pembangunan RPJMD 2025–2029.

Baca juga: Gelar Festival Literasi, Pemkab Madiun Berupaya Dorong Minat Baca

  
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut, penyusunan dokumen Pra-FS sangat penting untuk menilai kelayakan proyek secara menyeluruh, mencakup aspek teknis, ekonomi, finansial, hukum, kelembagaan, lingkungan, hingga kapasitas fiskal daerah.

  
"KPBU bukan sekadar instrumen pembiayaan, melainkan upaya menghadirkan pelayanan infrastruktur berkualitas dan efisien. Namun, dimulainya kajian ini belum menjadi keputusan final. Keputusan akhir tetap mendasarkan pada hasil studi kelayakan, mitigasi risiko, dan kemampuan keuangan daerah," ujarnya.

  
Bupati juga mengatakan, jika proyek nantinya menggunakan skema Availability Payment (AP), perhitungan kewajiban pemerintah daerah harus dilakukan secara presisi agar tidak mengganggu ketahanan anggaran di masa mendatang.

Baca juga: 4.617 Pelajar SMA/SMK Kota Madiun Siap Ikuti TKA Hari Ini

  
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menekankan pentingnya akuntabilitas dan integritas selama proses penyiapan proyek. Pihak kemenkeu mengapresiasi penunjukan tim konsultan transaksi dari segi aspek teknis, aspek finansia, dan Data KPRT dan aspek hukum untuk mendampingi Pemkab Madiun.

  
Sementara itu, Kepala Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah) Kabupaten Madiun Sodik Hery Purnomo, menjelaskan bahwa pertemuan awal ini bertujuan menyepakati ruang lingkup kerja, jadwal pelaksanaan, serta mekanisme koordinasi antarinstansi.

Baca juga: Hingga Oktober, Pemkot Madiun Telah Gelar 50 Gerakan Pangan Murah

  
"Seluruh Tim Simpul KPBU, Pokja, dan OPD terkait berkomitmen menyediakan data secara cepat dan akurat agar tim konsultan dapat menghasilkan analisis yang komprehensif dan objektif," ujar Sodik.

  
Penyusunan Pra-FS ini diharapkan selesai tepat waktu sehingga proyek preservasi jalan Kabupaten Madiun memiliki kesiapan yang matang sebelum melangkah ke tahap transaksi pasar. Dalam kegiatan tersebut juga di laksanakan penandatanganan fakta integritas oleh Bupati Madiun , perwakilan kementerian keuangan RI, dan ketua DPRD Kab Madiun

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru