JATIMPEDIA, Trenggalek -Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menyerahkan 36 mesin pencacah limbah kepada 36 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, untuk mendukung pengolahan limbah organik menjadi pupuk bagi lahan pertanian.
Dalam siaran pers diterima di Trenggalek, Jawa Timur, Kamis, penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam kegiatan penguatan pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek di kawasan wisata Lumber Camp, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Rabu (29/10).
Baca juga: PGN Berencana Kembangkan Jargas untuk Rumah Tangga-UMKM di Trenggalek
Novita mengatakan bantuan mesin pencacah limbah itu diharapkan membantu kelompok tani memanfaatkan limbah organik rumah tangga maupun sisa makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menghasilkan pupuk organik.
Menurut dia, pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung upaya menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan kualitas hasil pertanian.
"Hari ini kami juga berkesempatan menyerahkan bantuan mesin pencacah limbah sebagai bentuk komitmen saya mendukung kelompok-kelompok tani agar memanfaatkan pupuk organik untuk menyuburkan seluruh lahan pertaniannya," ujar Novita.
Baca juga: Tekan Impor LPG, BPH Migas Dorong Bangun Jargas Trenggalek
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VII itu mengatakan pupuk organik dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman, termasuk padi dan buah-buahan.
Ia berharap pengolahan limbah menjadi pupuk dapat memberikan manfaat langsung bagi kelompok tani sekaligus mengurangi limbah makanan yang berpotensi mencemari lingkungan.
Baca juga: Pemkab Kediri Larang Sampah Organik Masuk ke TPA Sekoto
"Hari ini saya menyerahkan 36 mesin pencacah. Semoga bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok tani yang menggunakan sampah-sampah ini menjadi pupuk organik," katanya.
Melalui bantuan tersebut, kelompok wanita tani di Trenggalek diharapkan dapat mengembangkan pengolahan pupuk organik secara mandiri untuk mendukung kegiatan pertanian yang berkelanjutan.
Editor : Rofiq