JATIMPEDIA, Surabaya - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menggelar sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas (container scanner) kepada para pelaku usaha ekspor-impor dan logistik di Jawa Timur.
Sosialisasi yang ditujukan kepada anggota Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), serta Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jawa Timur tersebut digelar secara bertahap pada 10, 15, dan 16 September 2026 di Terminal Petikemas Surabaya.
Baca juga: Arus Petikemas TTL Hingga Agustus 2026 Tumbuh 12,38 Persen
Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Purwanto Wahyu Widodo di Surabaya, Kamis (17/9), mengatakan penerapan alat pemindai petikemas ini bertujuan memberikan pemahaman terkait mekanisme pemeriksaan barang untuk mendukung kelancaran arus logistik di kawasan pelabuhan.
"Melalui layanan ini, kami ingin mendukung upaya pemerintah, khususnya Bea Cukai, dalam memastikan keamanan komoditas yang didistribusikan melalui pelabuhan," kata Purwanto.
Ia menjelaskan pemanfaatan teknologi pemindaian merupakan bentuk dukungan Pelindo terhadap tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam mengawasi keamanan komoditas ekspor maupun impor secara lebih efektif dan efisien.
Baca juga: Perkuat Rantai Pasok Kotawaringin Barat, TPK Bumiharjo Pererat Kolaborasi Ekosistem Logistik
Menurut dia, sosialisasi tersebut penting agar seluruh pengguna jasa memahami prosedur operasional serta simulasi pelaksanaan yang melibatkan koordinasi langsung dengan pihak Bea Cukai.
"Sosialisasi ini penting agar seluruh pengguna jasa memahami mekanisme layanan yang diterapkan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif, mendukung pengawasan, sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok nasional," ujarnya.
Baca juga: Pelabuhan Gresik Integrasikan Sistem Tiket, Perkuat Akurasi Manifest Penumpang
Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, serta Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur.
Melalui pemanfaatan teknologi pemindai ini, Pelindo berharap pemeriksaan petikemas menjadi lebih aman, transparan, dan andal, sehingga mampu mendorong terciptanya sistem logistik nasional yang berdaya saing tinggi.
Editor : Taufiq