Pemkab Banyuwangi Jamin Biaya Pendidikan Anak Korban KM Virgo

Reporter : Satriyo
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat berkunjung ke kediaman keluarga korban kapal tenggelam itu

JATIMPEDIA, Banyuwangi  -Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjamin keberlanjutan biaya pendidikan putra dan putri anak dari dua korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, pada Minggu (13/9).

Dua orang warga Banyuwangi menjadi korban kapal tenggelam KM Virgo Transport 8 dan sampai saat ini masih dinyatakan hilang itu, yakni Soni Marta Andika (40), warga Desa Genteng Kulon (Kecamatan Genteng) dan Ponco Budi Raharjo (46) warga Desa Tulungrejo (Kecamatan Glenmore). Soni adalah sopir dan Ponco kernet di satu truk bermuatan paket logistik yang dalam perjalan dari Jakarta menuju Banjarmasin.

Baca juga: Ahli Waris Korban Meninggal KM Virgo Transport Dapat Asuransi Rp 70 Juta dari Jasaraharja

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Insya-Allah akan turut membantu agar putra dan putri (dua korban) tetap bisa sekolah dan kuliah," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani usai berkunjung ke kediaman keluarga korban kapal tenggelam.

Menurut dia, pemerintah daerah setempat memiliki program beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa, untuk anak-anak Soni yang masih sekolah bisa masuk dalam program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah atau Garda Ampuh.

Baca juga: Bangun Daerah Tak Cukup Cuma Megah, Banyuwangi Gandeng IAI Jatim

Sementara dua anak Ponco, bisa mendapat beasiswa dari program Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif, dua program beasiswa khusus mahasiswa.

"Soni dan Ponco adalah satu-satunya tulang punggung keluarga masing-masing, istri mereka tidak bekerja. Kami merasa prihatin atas kejadian ini, tentunya karena saat ini proses pencarian masih berjalan, kami berdoa semoga prosesnya dimudahkan," kata  Ipuk.

Baca juga: Jasa Raharja Pastikan Korban KM Virgo Transport 8 Segera Dapat Penanganan

Korban kapal tenggelam asal Banyuwangi, Soni memiliki dua anak yang masih sekolah, keduanya adalah Firdan Maulana (8) yang duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Firman Eka Putra (17) sekolah di tingkat SMK.

Sementara korban Ponco, memiliki dua anak kembar yakni, Safira Niken Raharja (19) dan Tiara Niken Raharja (19), keduanya kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Negeri Jember (Unej).

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru