JATIMPEDIA, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur berupaya untuk mendorong minat baca masyarakat setempat dengan menggelar kegiatan Festival Literasi dan Hari Kunjung Perpustakaan tahun 2026.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Magetan Endang Ambarwati mengatakan, Festival Literasi 2026 selain menumbuhkan minat baca, juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat informasi, pengetahuan literasi, pembelajaran, dan ruang kreativitas.
Baca juga: Debit Air Menipis, 27 Sumber Air di Magetan Terdampak Kemarau
"Dengan kegiatan ini kami berharap minat baca warga Magetan meningkat, tingkat kunjungan ke perpustakaan meningkat, dan ada wadah kreativitas bagi siswa, pegiat literasi, dan masyarakat," ujarnya di Magetan, Sabtu.
Menurut dia, festival literasi di bulan September ini sangat tepat karena September itu diketahui sebagai bulan yang berhubungan dengan literasi.
"Di bulan September ini ada Hari Aksara Internasional. Nanti tanggal 14 ada Hari Kunjungan Perpustakaan. Jadi Ayo, kita dorong perpustakaan menjadi ruang untuk meningkatkan kompetensi di Magetan," kata dia.
Ia menjelaskan, Festival Literasi 2026 digelar di Graha Pusat Literasi, wilayah Kecamatan Plaosan, Kabupaten Madiun. Agenda itu dibuka pada Kamis (10/9/2026) dan berlangsung hingga Sabtu (12/9/2026).
Baca juga: Pemkab Magetan Luncurkan Program Pemberdayaan di Kampung Susu Lawu
Endang menambahkan Festival Literasi dan Hari Kunjung Perpustakaan 2026 menghadirkan banyak kegiatan, mulai dari bedah buku, gelar seni budaya, pameran, bazar, dan layanan publik.
Festival tersebut juga dilengkapi dengan layanan publik seperti, samsat keliling, layanan administrasi kependudukan, layanan pertanahan, hingga layanan kesehatan gratis dan donor darah.
Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan bertepatan dengan bulan literasi, pihaknya mengajak warga Magetan untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka.
Baca juga: Kejaksaan Serahkan 20 Sertifikat Aset ke Pemkab Magetan
Tidak hanya untuk membaca buku, tetapi juga tempat bertukar pengetahuan, mengembangkan keterampilan, berinovasi, yang mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan juga terdapat pameran yang diisi Pameran Monumen Pers, Mageti Art, Mading 3D, naskah kuno, dan pameran lukisan karya pengawas tingkat SLTA dan wayang kulit.
Editor : Rofiq