Festival Anak Ceria Jember Dorong Literasi dan Kreativitas Anak

Reporter : Satriyo
Festival Anak Ceria sekaligus peluncuran buku cerita anak Pandhalungan yang diselenggarakan Sekolah Sastra Anak di Al-Kautsar Education Center, Jember

JATIMPEDIA, Jember - Sebanyak 35 anak mengikuti Festival Anak Ceria sekaligus peluncuran buku cerita anak Pandhalungan yang diselenggarakan Sekolah Sastra Anak di Al-Kautsar Education Center, Jember, pada 5–6 September 2026.

Mengusung tema “Berkreasi, Berliterasi, Berbahagia”, kegiatan tersebut menghadirkan beragam aktivitas yang memadukan literasi, kreativitas, dan seni. Anak-anak diajak mengenal buku dengan cara yang menyenangkan sekaligus diberi ruang untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan melalui berbagai karya.

Baca juga: BPH Migas Pastikan Pasokan BBM ke SPBU di Jember Berangsur Pulih

Rangkaian festival diisi dengan booth literasi, permainan edukatif, workshop pembuatan mini zine, serta sejumlah aktivitas kreatif lainnya. Beragam kegiatan itu dirancang untuk mendorong anak lebih dekat dengan dunia membaca sekaligus mengembangkan imajinasi dan kepercayaan diri.

Pada hari kedua, peserta mengikuti talkshow bersama para pengkarya buku cerita anak Pandhalungan. Dalam sesi tersebut, anak-anak diperkenalkan pada proses kreatif di balik sebuah buku, mulai dari penulisan cerita, pembuatan ilustrasi, hingga pengisian suara karakter.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peluncuran buku “Perahu Cahaya Putri Jembersari”. Buku tersebut terinspirasi dari perpaduan beragam budaya di kawasan Tapal Kuda dan dirancang tidak hanya sebagai bahan bacaan, tetapi juga sebagai sarana belajar dan teman bermain bagi anak.

Ketua Pelaksana Festival Anak Ceria, Zahra Fadia, mengatakan antusiasme anak-anak dan orang tua yang hadir berada di luar perkiraan panitia.

Baca juga: BBM Kerap Telat Masuk Jember, Bupati Fawait Cari Jalur Pasokan Alternatif

Ia menuturkan, festival tersebut tidak sekadar menjadi sarana untuk memperkenalkan buku kepada anak. Lebih dari itu, kegiatan diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak untuk berekspresi, berkarya, dan membangun keberanian untuk tampil di depan publik.

“Harapannya kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak anak, termasuk mereka yang berada di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap kegiatan literasi,” katanya.

Kesempatan berekspresi juga diberikan melalui pertunjukan seni. Sejumlah peserta membacakan puisi, sementara tiga anak lainnya mementaskan teater “Perahu Cahaya Putri Jembersari” dengan menggunakan ilustrasi wayang sederhana.

Baca juga: Tiga OPD Pemkab Jember Raih Penghargaan dari MarkPlus

Pertunjukan tersebut menyampaikan pesan mengenai pentingnya pengetahuan dan membaca sebagai bekal anak dalam mengenal serta memahami dunia di sekitarnya.

Selain rangkaian kegiatan utama, Festival Anak Ceria juga menghadirkan stan buku, permainan edukatif, dan pojok baca. Kehadiran berbagai ruang tersebut menjadikan festival sebagai wadah kolaborasi antara komunitas, pendidik, orang tua, dan anak dalam menciptakan lingkungan literasi yang lebih ramah dan menyenangkan bagi generasi muda.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru