JATIMPEDIA, Surabaya - Belum genap sebulan meluncur, Suzuki XL7 terbaru langsung mendapat respons kuat dari pasar Jawa Timur. Hingga awal September 2026, Suzuki Buana Indomobil Trada (BIT) Jawa Timur mencatat lebih dari 145 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk XL7 terbaru, dengan sekitar 70 konsumen masih menunggu proses pengiriman secara bertahap.
Respons positif tersebut ditandai dengan seremoni penyerahan perdana Suzuki XL7 terbaru kepada konsumen di Black Owl, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (5/9/2026). Sebanyak 10 konsumen dari Surabaya, Pasuruan, dan Malang menjadi penerima pertama unit XL7 terbaru di wilayah Jawa Timur.
Baca juga: Mobil Listrik Kuasai 16 Persen Pasar Otomotif Nasional
Seremoni tersebut sekaligus menandai dimulainya distribusi XL7 terbaru secara nasional setelah resmi diperkenalkan pada 29 Juli 2026. Sebagian besar pembeli pertama berasal dari Surabaya, yang menyumbang sekitar 60-70 persen dari total konsumen XL7 terbaru di jaringan BIT Jawa Timur.
"Respons SPK yang kita dapatkan sudah mencapai 145 unit sejak awal peluncuran dan sampai sekarang masih berjalan. Saat ini sekitar 70 customer masih menunggu delivery secara bertahap. Namun, inden tidak sampai berbulan-bulan," kata Agus Heryanto Tan, Area Manager Suzuki BIT Jawa Timur, di sela seremoni penyerahan XL7 terbaru di Surabaya.
Menurut Agustan, sapaan akrabnya, permintaan tersebut menjadi sinyal positif bagi XL7 di tengah persaingan ketat segmen SUV tiga baris. Secara rata-rata, jaringan BIT Jawa Timur sebelumnya menjual sekitar 70-100 unit XL7 per bulan.
"Kami berharap Suzuki XL7 dapat menjadi partner berkendara yang andal bagi konsumen di Indonesia. Dengan dukungan jaringan, layanan purna jual, dan teknisi ahli di seluruh Jawa Timur, kami berkomitmen memberikan rasa nyaman dan kepuasan yang konsisten sepanjang masa kepemilikan kendaraan," kata Agustan.
Baca juga: GIIAS Surabaya 2026 Resmi Ditutup, Catat Rekor Pengunjung Tertinggi Sepanjang Sejarah
Bukan hanya XL7 yang mencatat pertumbuhan. Kinerja penjualan Suzuki melalui jaringan BIT Jawa Timur sepanjang 2026 juga menunjukkan lonjakan signifikan.
Pada periode Januari-Agustus 2025, penjualan Suzuki di jaringan BIT Jawa Timur tercatat sekitar 1.700 unit. Angka tersebut melonjak menjadi 3.476 unit pada Januari-Agustus 2026, atau tumbuh sekitar 190,7 persen.
Kontribusi BIT Jawa Timur terhadap penjualan Suzuki di Jawa Timur juga meningkat dari 42,6 persen menjadi sekitar 57 persen. Kinerja tersebut turut mendorong posisi Suzuki di pasar otomotif Jawa Timur, termasuk menjadi peringkat kedua pada Juli 2026.
Baca juga: Daihatsu Gran Max Pimpin Penjualan Mobil Juli 2026, BYD Atto 1 Jadi EV Terlaris
Agustan mengatakan, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari penerimaan konsumen terhadap produk Suzuki, pembenahan internal, serta perluasan jaringan penjualan dan layanan.
"Selain produk Suzuki semakin diterima konsumen, kami juga terus melakukan pembenahan secara internal dan memperluas jaringan. Setelah Blitar, kami juga akan mengembangkan jaringan ke Bojonegoro, Tuban, dan beberapa kota lainnya," ujarnya.
Editor : Taufiq