PT BSI Dorong UMKM Banyuwangi Selatan Naik Kelas

Reporter : Satriyo
PT BSI secara konsisten memberikan pembinaan kepada pelaku usaha lokal melalui berbagai program pengembangan UMKM

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banyuwangi Selatan terus berkembang. Di tengah geliat ekonomi lokal, pelaku UMKM di Kecamatan Pesanggaran, Siliragung, dan Bangorejo mulai meningkatkan kualitas produk hingga mampu menjangkau pasar di luar daerah.

Perkembangan tersebut tak lepas dari pendampingan PT Bumi Suksesindo (PT BSI), operator tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk ini secara konsisten memberikan pembinaan kepada pelaku usaha lokal melalui berbagai program pengembangan UMKM.

Baca juga: Sejak 2022 Shopee Sebut Empat Miliar Produk Lokal Terjual

Pendampingan yang diberikan mencakup pelatihan usaha, fasilitasi perizinan seperti PIRT dan sertifikasi halal, penyediaan tempat berjualan, hingga akses ke berbagai ajang pameran.

Ketua UMKM Center Kelompok Binaan PT BSI, Zaenap Alfiah, menyebut jumlah UMKM yang kini berada dalam binaan PT BSI telah mencapai lebih dari 100 pelaku usaha.

“Alhamdulillah, setelah mendapat pelatihan-pelatihan dari PT BSI, kualitas produk kita naik kelas. Berkat peningkatan standar ini, produk lokal kami sekarang sudah bisa diterima di toko-toko besar,” ujar Zaenap, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Pemkab Banyuwangi Angkat 79 PNS Tenaga Kesehatan

Menurut Zaenap, salah satu pembekalan penting yang diberikan adalah pelatihan Standard Operating Procedure (SOP). Pelatihan tersebut membantu pelaku UMKM memperbaiki standar kemasan, mutu, hingga higienitas produk agar mampu memenuhi persyaratan jaringan toko modern dan ritel.

Salah satu produk unggulan UMKM binaan PT BSI berasal dari olahan buah naga. Komoditas tersebut diolah menjadi berbagai produk, seperti dodol, sirup, stik, donat, hingga saus buah naga.

“Banyuwangi Selatan memang dikenal sebagai salah satu sentra buah naga. Bahan bakunya melimpah sehingga kami bisa mengembangkan berbagai produk olahan,” jelas Zaenap.

Baca juga: Bupati Ipuk Pastikan Kontrak PPPK Pemkab Banyuwangi Tetap Berlanjut

Peningkatan kualitas membuat produk UMKM binaan PT BSI tidak hanya dipasarkan di Banyuwangi. Sejumlah produk juga telah mampu menjangkau konsumen di luar daerah.

Program pendampingan tersebut menunjukkan bahwa investasi di daerah dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat. Selain mendorong aktivitas ekonomi, pembinaan UMKM turut membuka peluang bagi produk lokal untuk berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru