Peringati Hari Anak Nasional

Pertamina Gas Edukasi Mitigasi Bencana ke Siswa SDN 40 Gresik

Reporter : Eka Sapto
Pertagas OEJA menghadirkan Program Kencana Si Udin (Kenali Bencana Sejak Usia Dini) di SDN 40 Gresik

JATIMPEDIA, Gresik -Memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas) melalui unit operasinya, Operation East Java Area (OEJA), menegaskan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia melalui penguatan budaya keselamatan dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.

Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional untuk mewujudkan anak Indonesia yang sehat, terlindungi, dan berkualitas, Pertagas OEJA menghadirkan Program Kencana Si Udin (Kenali Bencana Sejak Usia Dini) di SDN 40 Gresik.

Baca juga: Patra Logistik dan Pertamedika IHC Perkuat Keselamatan Operasional melalui Program Fit to Work bagi Awak Mobil Tangki

 

 

Di tengah meningkatnya tantangan risiko bencana, pembekalan pengetahuan dan keterampilan mitigasi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tangguh. Melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar, memahami cara melindungi diri, serta mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat. Edukasi tersebut menjadi bekal penting agar anak-anak dapat tumbuh dan belajar di lingkungan yang lebih aman.

 

 

Program Kencana Si Udin merupakan bagian dari komitmen Pertagas OEJA dalam membangun budaya sadar keselamatan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana bagi siswa di sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur pipa gas Pertagas OEJA.

 

 

Sebanyak 55 siswa SDN 40 Gresik mengikuti kegiatan bersama para guru, Relawan Edukasi Bencana Starside Edu, serta tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan Community Development Pertagas OEJA. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai kesiapsiagaan dan evakuasi dini melalui empat pos pembelajaran, yaitu Pos Tas Darurat, Pos Banjir dan Pelampung Darurat, Pos Siaga Gempa, serta Pos Tata Ruang Aman.

 

 

Tidak hanya itu, tim HSSE Pertagas OEJA juga memberikan edukasi keselamatan melalui demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan fire blanket. Seluruh siswa dan guru diajak mempraktikkan secara langsung teknik pemadaman api dengan pendampingan dari tim HSSE, sehingga mereka memiliki pengetahuan, keberanian, dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.

 

 

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Akses Pasar UMKM Binaan Melalui IFW 2026

Sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman dan sehat, Pertagas OEJA turut menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan sekolah berupa kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk 10 ruang kelas, 1 ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan 2 ruang guru. Selain itu, Pertagas OEJA juga memberikan sarana dan prasarana UKS berupa ranjang pasien, alat ukur tinggi badan, timbangan badan, serta lemari penyimpanan.

 

 

Kepala SDN 40 Gresik, Nurhayati, mengapresiasi kepedulian Pertagas OEJA dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.

 

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertagas OEJA yang telah menghadirkan Program Kencana Si Udin di SDN 40 Gresik. Edukasi ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para siswa. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk lebih siap menghadapi situasi darurat serta menumbuhkan budaya keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah," ujarnya.

 

Baca juga: Menko AHY Resmikan Kawasan DAK TPPKT Desa Campurejo Gresik

 

External Relation East Regional II Pertamina Gas, Adhelia Hasri Miracahyani, mengatakan bahwa keselamatan merupakan nilai utama yang terus diimplementasikan Pertagas, baik di lingkungan operasional maupun kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

 

 

"Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan belajar di lingkungan yang aman. Karena itu, melalui Program Kencana Si Udin kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan edukasi evakuasi dini dan praktik pemadaman api, kami berharap siswa dan guru memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik ketika menghadapi berbagai potensi bencana. Edukasi keselamatan sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," jelas Adhelia.

 

 

Melalui Program Kencana Si Udin, Pertagas OEJA terus memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) pada pilar sosial sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), dan Tujuan 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan). Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional, program ini menjadi wujud kontribusi Pertagas OEJA dalam mendukung hak anak untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman, pendidikan yang berkualitas, serta bekal pengetahuan dan keterampilan menghadapi risiko bencana demi terciptanya generasi Indonesia yang tangguh. dan berdaya

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru