Indonesia Bidik Kerja Sama Digital dengan Huawei dan ByteDance

Reporter : Ferdian
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan dua perusahaan raksasa teknologi, Huawei dan ByteDance

JATIMPEDIA, Jakarta -  Indonesia membuka peluang kerja sama di bidang digital dengan Huawei dan ByteDance, dua perusahaan teknologi global asal Tiongkok. Peluang kerja sama mencakup bidang kecerdasan buatan (AI), infrastruktur digital, pengembangan talenta digital dan investasi teknologi.

Huawei merupakan perusahaan yang memiliki kapabilitas unggul di bidang infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan (cloud), dan AI. Sedangkan ByteDance adalah perusahaan teknologi raksasa yang mengembangkan berbagai platform digital terpopuler di dunia seperti TikTok dan CapCut.

Baca juga: Menko Airlangga Dukung Kemitraan Global Industri Farmasi

"Setelah Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO, kami ingin memastikan adanya lompatan nyata dalam kerja sama teknologi. Huawei adalah mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital di Indonesia,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pernyataan tertulisnya dari Shanghai, Tiongkok, dikutip Sabtu, 18 Juli 2026.

Dengan Huawei, Menko Airlangga membahas empat bidang investasi digital. Yakni investasi infrastruktur AI dan cloud, penguatan ekosistem talenta digital dan keamanan siber.

“Termasuk akselerasi digitalisasi Pemerintah dan UMKM, serta penerapan solusi energi hijau pada pusat data,” ucapnya. Sedangkan dengan ByteDance, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi atas investasi strategis dan komitmen jangka panjang ByteDance di Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik dan LPG

Investasi BtyeDance di Indonesia antara lain melalui Tokopedia dan TikTok Shop. Kedua platform tersebut telah memajukan ekosistem perdagangan digital di Indonesia.

“Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital. Tapi juga membuka peluang bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas," ujar Menko Airlangga.

Baca juga: Google Cloud luncurkan Gemini Enterprise Agent Platform

Dia juga mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pembentukan pusat riset AI dan pengembangan talenta digital di Indonesia. Langkah itu dilakukan sebagai komitmen Indonesia untuk mengembangkan ekosistem AI yang inklusif.

Sebelum melakukan pertemuan dengan Huawei dan ByteDance, Menko Perekonomian Airlangga mewakili Indonesia menandatangani pendirian WAICO. World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) adalah organisasi kerja sama kecerdasan buatan dunia yang beranggotakan 30 negara.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru