Libur Sekolah KAI Daop 7 Madiun Kenalkan Dunia Perkeretaapian

Reporter : Arif
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengadakan program KAI Schooliday atau jeda sekolah 2026

JATIMPEDIA, Madiun -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengadakan program KAI Schooliday atau jeda sekolah 2026 untuk mengisi masa libur sekolah dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan. Kegiatan ini dibuka secara resmi di Stasiun Madiun oleh Deputy Vice President KAI Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan, program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus mengenalkan dunia perkeretaapian sejak dini. "Pada kegiatan pembukaan, KAI juga mengadakan lomba mewarnai untuk siswa sekolah dasar kelas 1 dan 2," kata Tohari, Rabu, 8 Juli 2026.

Baca juga: Januari-Juli 2026, KAI Angkut 3,44 Juta Ton Petikemas Tumbuh 20,28 Persen

Selain itu, dilakukan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api oleh tim Humas dan Pengamanan Daop 7 Madiun. Lalu, imbuhnya, para pemenang lomba mendapatkan sejumlah hadiah, di antaranya uang pembinaan, sertifikat, souvenir, serta voucher tiket kereta api.

"Kegiatan pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan musik yang menghibur peserta dan pengguna jasa kereta api di stasiun," katanya.

Baca juga: Hingga Juli 2026, Angkutan Perkebunan KAI Naik 18 Persen

Dalam pelaksanaannya, rinci Tohari, KAI Schooliday 2026 menghadirkan dua agenda utama yang berlangsung selama libur sekolah. "Agenda pertama adalah KAI Rail Academy, yakni program edukasi yang memberikan kesempatan bagi anak-anak merasakan pengalaman menjadi petugas stasiun," katanya.

Sementara agenda kedua adalah KAI Mini Fair yang digelar pada 8 hingga 12 Juli 2026, menghadirkan bazar UMKM, lomba mewarnai bertema perkeretaapian, serta hiburan musik. Ia menyampaikan, bahwa pihaknya juga menyiapkan berbagai fasilitas ramah anak di stasiun maupun di dalam kereta.

Baca juga: KAI Terapkan ISO 27001 Untuk Perkuat Keamanan Data Pelanggan

Fasilitas tersebut meliputi ruang bermain anak, ruang laktasi, menu khusus anak di kereta makan, serta dukungan personel keamanan dan layanan pelanggan untuk memastikan kenyamanan selama perjalanan. Terpisah, Effendy, seorang warga di Kota Kediri mengaku, sangat senang dengan hadirnya program edukasi tersebut.

Dengan langkah itu, maka anak-anak bisa lebih mengenal dunia perkeretapiaan sejak dini. "Upaya ini sekaligus membantu anak-anak untuk lebih menyadari pentingnya menjaga keselamatan berlalu-lintas, misalnya dengan mendahulukan jalannya kereta api," kata Effendy.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru