Permudah Adminduk, Kecamatan Pabean Cantian Luncurkan Cak Klepon

Reporter : indri fitria
Cetak Akte Kelahiran dan Kematian dalam Handphone (Cak Klepon) guna mempermudah layanan administrasi kependudukan (adminduk)

JATIMPEDIA, Surabaya - Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya meluncurkan inovasi Cetak Akte Kelahiran dan Kematian dalam Handphone (Cak Klepon) guna mempermudah layanan administrasi kependudukan (adminduk).

Camat Pabean Cantian Muhammad Januar Rizal di Surabaya, Kamis, mengatakan program ini didesain untuk memangkas birokrasi, di mana petugas proaktif mendatangi rumah warga atau upaya jemput bola untuk memproses akta kelahiran maupun akta kematian secara cepat tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Baca juga: Lima Hari Digelar, Surabaya Great Expo Bukukan Transaksi Rp7,75 Miliar

Ia menjelaskan, melalui inovasi Cak Klepon, masyarakat tidak perlu lagi meluangkan waktu untuk mengantre di kantor kecamatan, kelurahan, bahkan balai RW.

Ia menjelaskan, prosedur dari layanan ini adalah petugas kecamatan akan langsung bergerak begitu menerima laporan adanya peristiwa kelahiran atau kematian dari RT, RW, atau Kader Surabaya Hebat (KSH).

“Misalnya ada warga yang meninggal dunia, pihak RT/RW akan langsung terkoneksi dengan kami. Satu hari setelahnya, petugas kami akan datang ke rumah duka untuk bertakziah sekaligus memproses dokumennya. Kami hanya butuh dokumen pendukung seperti KK lama, KTP, dan surat kematian. Prosesnya cepat, hanya butuh waktu sekitar satu jam, KK baru dan akta kematian sudah jadi," ujar Januar Rizal.

Menurutnya, layanan serupa juga berlaku untuk pengurusan akta kelahiran. Banyaknya kasus anak usia sekolah PAUD, SD, SMP yang terkendala masalah administrasi langsung disapu bersih oleh tim Cak Klepon begitu mendapat laporan dari pengurus kampung.

Baca juga: Pemkot Surabaya Berlakukan Tarif Surabaya Bus dan WiraWiri Rp81

Selain memberikan kemudahan, Januar Rizal menambahkan bahwa inovasi Cak Klepon membawa dampak positif bagi validasi data kemiskinan di wilayahnya.

“Selama ini, banyak warga yang enggan atau menunda mengurus akta kematian karena dianggap rumit. Karena itu, data kependudukan menjadi tidak valid. Dengan adanya Cak Klepon data di Kecamatan kami diperbarui tiap hari dan lebih akurat,” ujarnya.

Dengan data yang selalu update, Ia menambahkan bahwa di wilayahnya tidak ada lagi istilahnya orang yang sudah meninggal tetap mendapatkan bansos. Bantuan benar-benar jatuh ke tangan warga yang membutuhkan.

Baca juga: BI Surabaya Bersama TNI AL Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Mandiri Jatim

Januar juga mengimbau kepada seluruh warga Pabean Cantian yang belum melengkapi dokumen Adminduknya agar tidak ragu melapor.

"Kami yang akan datang menjemput ke rumah masing-masing. Semuanya gratis tanpa biaya apapun," ujarnya.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru