Ada Banjir Rob, Pelindo Kalimas Pastikan Operasional Lancar

Reporter : Eka Sapto
Dermaga di kawasan Pelabuhan Kalimas Surabaya

JATIMPEDIA, Surabaya -  Pelindo Cabang Kalimas memastikan operasional pelabuhan tetap berjalan lancar dan aman meski terdapat peringatan dini potensi banjir rob dari BMKG Kelas II Tanjung Perak pada 12-18 Juni 2026.

“Pelindo terus memantau perkembangan kondisi pasang surut air laut dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait,” kata GM Pelabuhan Kalimas, GSN dan Terminal Penumpang Ana Andiliya di Surabaya, Selasa.

Baca juga: Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Jadi 29 Menit

Ia menjelaskan kawasan Pelabuhan Kalimas sempat tergenang banjir rob pada Senin (15/6). Namun, genangan dapat ditangani dengan cepat dan surut dalam waktu kurang dari dua jam sehingga tidak mengganggu aktivitas kepelabuhanan.

Menurut Ana, banjir rob merupakan fenomena alam akibat pasang air laut yang menyebabkan kenaikan permukaan air hingga menggenangi sejumlah kawasan pesisir, termasuk sebagian area pelabuhan.

Meski sempat terjadi genangan, seluruh aktivitas di Pelabuhan Kalimas, seperti pelayanan kapal, kegiatan bongkar muat, dan layanan kepada pengguna jasa, tetap berlangsung normal.

Sebagai langkah mitigasi, Pelindo Kalimas secara rutin melakukan normalisasi saluran drainase untuk memastikan aliran air tetap lancar saat terjadi kenaikan muka air laut.

Baca juga: Pelindo Kenalkan Dunia Maritim ke Bocah di Kampung Kenjeran Surabaya

Selain itu, sejumlah pompa air telah disiagakan guna mempercepat pengaliran air kembali ke laut apabila terjadi genangan akibat pasang air laut.

Baca juga: Pelindo mitigasi banjir rob di kawasan Kalimas Surabaya

Pelindo juga menempatkan personel dan tim operasional di sejumlah titik strategis untuk melakukan pemantauan serta penanganan cepat apabila banjir rob kembali terjadi selama periode yang diperkirakan BMKG.

Baca juga: Kabut Asap Menyelimuti Banjarmasin, Operasional Pelabuhan Trisakti Tetap Berjalan Normal

"Berbagai langkah antisipasi telah kami siapkan, mulai dari normalisasi saluran air, penyiagaan pompa, hingga personel di lapangan,” katanya.

Ia mengimbau pengguna jasa dan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan tetap waspada terhadap potensi banjir rob serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG dan otoritas terkait.

Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru