Kinerja PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Melonjak, Produktivitas Bongkar Muat Tembus 2.511 Ton

Reporter : Ferdian
PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan mencatat pertumbuhan positif pada kinerja operasional hingga April 2026.

JATIMPEDIA, Jakarta - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan mencatat pertumbuhan positif pada kinerja operasional hingga April 2026. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran pelabuhan dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi di Kepulauan Bangka Belitung.

Sebagai salah satu pintu masuk logistik utama di wilayah tersebut, Pelabuhan Tanjung Pandan melayani berbagai komoditas strategis yang dibutuhkan sektor industri maupun pembangunan daerah. Arus barang yang ditangani didominasi komoditas general cargo seperti besi, keramik, tiang listrik, tiang pancang, serta kaolin dalam kemasan bag cargo. Selain itu, pelabuhan juga melayani komoditas curah kering berupa cangkang sawit, biji sawit, dan split.

Baca juga: Kinerja Pelabuhan Gresik Menguat, Curah Kering Melonjak 48,72 Persen pada Semester I 2026

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan, Asep Mardiyana, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan layanan serta menjaga kelancaran rantai pasok.

“Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan agar kebutuhan logistik pelanggan dapat terpenuhi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Hingga April 2026, produktivitas bongkar muat general cargo mencapai 2.511 ton per kapal per hari. Angka itu melampaui target yang ditetapkan sebesar 2.008 ton per kapal per hari atau naik 25 persen. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, capaian tersebut tumbuh hingga 68,1 persen.

Kinerja positif juga terlihat pada layanan bag cargo yang mencatat produktivitas 752 ton per kapal per hari. Realisasi tersebut berada 24,1 persen di atas target dan meningkat 56 persen dibandingkan April 2025.

Baca juga: Pelindo Regional 3 Hadirkan Kantin Transit Area Mirah

Dari sisi volume, total throughput hingga April 2026 mencapai 168,06 ribu ton. Bag cargo masih menjadi penyumbang terbesar dengan volume 152,3 ribu ton. Sementara general cargo mencatat pertumbuhan 12,6 persen menjadi 12,9 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Asep, peningkatan kinerja tersebut didukung oleh tingginya aktivitas bongkar muat serta penerapan sistem operasional yang semakin terintegrasi melalui platform digital PTOS-M.

“Kinerja ini merupakan hasil kolaborasi seluruh tim dalam menjaga produktivitas sekaligus memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan optimal,” katanya.

Baca juga: Selama Juni 2026 IPC TPK Panjang Catat Kenaikan Arus Petikemas 73,7 Persen

Untuk menunjang aktivitas pelabuhan, Cabang Tanjung Pandan saat ini didukung sembilan area dermaga yang melayani kapal general cargo maupun curah. Selain itu tersedia fasilitas lapangan penumpukan terbuka, gudang penyimpanan, serta berbagai peralatan bongkar muat seperti head truck, chassis, forklift 5 ton, dan forklift 10 ton.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, proses pelayanan kapal dan barang dapat berlangsung lebih cepat dan efisien. Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan menargetkan peningkatan kapasitas layanan serta penguatan kualitas operasional guna memperkuat perannya sebagai simpul logistik utama di Kepulauan Bangka Belitung dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru