Imigrasi Kediri Optimalkan Layanan Eazy Passport

Reporter : Arif
Pelaayanan Eazy Passport di imigrasi Kediri

JATIMPEDIA, Kediri - Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri, Jawa Timur, memaksimalkan layanan Eazy Passport di luar jam kerja untuk mempermudah masyarakat mengakses pelayanan keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri, Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, di Kediri, Senin, mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Baca juga: Perkuat Keselamatan, DJKA dan Pemprov Jatim Mitigasi JPL Mengkreng

“Kehadiran layanan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat melalui konsep pelayanan yang mudah diakses, praktis, dan responsif terhadap kebutuhan publik,” kata Antonius.

Ia mengatakan layanan Eazy Passport menyasar sejumlah lokasi strategis, salah satunya saat kegiatan car free day di Kota Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, Imigrasi Kediri menyediakan kuota bagi 30 pemohon layanan paspor.

Menurut Antonius, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap layanan tersebut. Hal itu terlihat dari banyaknya pendaftar melalui laman resmi Kantor Imigrasi Kediri.

Dari kuota yang tersedia, sebanyak 28 pemohon tercatat telah mendaftarkan diri untuk mengikuti layanan Eazy Passport.

“Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap inovasi pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dan mudah dijangkau,” ujarnya.

Baca juga: Keseruan 53 pasangan di Kediri nikah massal di VW Kombi

Ia menambahkan layanan langsung di tengah masyarakat juga ditujukan untuk menjangkau warga yang sibuk pada hari kerja sehingga tidak sempat datang ke kantor imigrasi.

Selain pelayanan paspor, Imigrasi Kediri juga memberikan edukasi mengenai penggunaan aplikasi M-Paspor serta pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sesuai Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 1 tentang 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Melalui kegiatan itu, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya migrasi aman dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus perdagangan orang.

Baca juga: Bupati Kediri Ajak Anak Muda Kediri Aktif di Koperasi

Salah seorang warga, Sutik, mengaku terbantu dengan layanan Eazy Passport karena tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi pada hari kerja.

“Kami berterima kasih atas layanan Eazy Passport yang sangat membantu masyarakat. Dengan adanya layanan ini, tidak perlu datang langsung ke kantor Imigrasi, sementara pada hari kerja saya juga memiliki kesibukan,” kata Sutik.

Ia menilai pelayanan ini sangat memudahkan, khususnya bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk mengurus paspor secara langsung pada hari kerja.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru