JATIMPEDIA, Malang - Musim panen kopi kembali menjadi momen istimewa yang dirayakan oleh Hotel Tugu Malang dan Hotel Tugu Blitar melalui "The Mantenan Coffee Ceremony at Kawisari Plantation". Berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026, pengalaman budaya ini mengajak para tamu menikmati suasana Perkebunan Kopi Kawisari di lereng Gunung Kelud, salah satu perkebunan kopi tertua di Jawa Timur yang masih mempertahankan tradisi panen secara turun-temurun.
Di tengah udara pegunungan yang sejuk dan hamparan hijau perkebunan, para tamu akan diajak melihat bagaimana kopi bukan hanya hasil bumi, tetapi juga bagian dari cerita panjang budaya Jawa.
Baca juga: PLN Jatim Perluas Pemanfaatan SPKLU Untuk Mahasiswa UMM
Sebagai salah satu signature cultural journey dari Hotel Tugu Malang, pengalaman ini menghadirkan berbagai aktivitas yang membawa tamu lebih dekat dengan kehidupan perkebunan. Mulai dari memetik kopi langsung dari pohonnya, menikmati cupping experience, hingga menyaksikan tradisi dan ritual budaya yang telah hidup selama ratusan tahun. Kehangatan masyarakat desa, suasana alam yang tenang, dan aroma kopi segar menjadi bagian dari pengalaman yang terasa intimate, autentik, dan penuh kenangan.
Media Relations Hotel Tugu Malang, Budi Sesario mengatakan, pihaknya ingin mengajak para tamu merasakan kopi dengan cara yang lebih personal dan penuh cerita. "Bagi kami, kopi bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang tradisi, perjalanan hidup masyarakat perkebunan, dan budaya Jawa yang tetap hidup hingga hari ini. Setiap musim panen selalu memiliki suasana yang berbeda dan selalu menghadirkan pengalaman yang hangat serta berkesan," katanya dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Baca juga: BMKG Malang : Ada 623 Gempa Guncang Jatim Selama Juli 2026
Salah satu rangkaian utama dalam pengalaman ini adalah Upacara Mantenan Kopi "Sri Gondel & Joko Gondel", ritual tradisional yang telah diwariskan sejak tahun 1870 sebagai simbol rasa syukur atas datangnya musim panen. Dalam prosesi budaya yang sarat filosofi Jawa tersebut, simbol buah kopi terbaik dari Perkebunan Kawisari dan Sengon diarak layaknya pengantin dalam iringan tarian tradisional, hasil bumi, dan suasana perayaan khas desa perkebunan. Tradisi ini menjadi simbol kesuburan, keharmonisan, dan harapan akan panen yang melimpah bagi masyarakat sekitar.
Puncak perayaan akan berlangsung pada 30 Mei 2026 melalui "Tugu Kawisari Coffee Harvest Ceremony", sebuah pengalaman budaya yang menghadirkan ritual panen kopi, selamatan, dan perjalanan rasa khas Kawisari dalam suasana pegunungan yang tenang dan penuh nuansa spiritual.
Baca juga: PJT I Atur Akses Kendaraan R4 ke Bendungan Lahor
Pengalaman ini tersedia dengan harga Rp 388.000 nett per orang atau Rp 688.000 nett untuk dua orang, termasuk ritual panen, selamatan, dan 250 gram kopi Kawisari pilihan. Untuk bisa menikmati pengalaman lebih lengkap, tersedia pula paket menginap mulai dari Rp 1.588.000 nett per kamar per malam di Hotel Tugu Malang dan Rp 1.288.000 nett per kamar per malam di Hotel Tugu Blitar, termasuk sarapan, afternoon tea, "The Romance of Tugu" Art & Culture Tour, coffee harvesting experience, hingga makan siang dan cupping session di WIT Kopi Kawisari.
Editor : Arif