JATIMPEDIA, Surabaya -Perusahaan agen properti Next Level Properti kembali melakukan ekspansi bisnis dengan membuka cabang baru di kawasan West Surabaya pada Senin (18/5/2026). Dengan visi membangun 10.000 mitra konsultan properti yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi, Next Level Properti terus berkembang dan hadir di berbagai kota besar di Indonesia.
Baca juga: MPM Honda Jatim Bersama YBSI Berikan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis bagi 100 Veteran LVRI
CEO Next Level Properti, Yenny Hendrawati, mengungkapkan, pembukaan kantor ini menjadi cabang keenam setelah sebelumnya hadir di sejumlah kawasan, diantaranya di HR Muhammad Surabaya, Driyorejo Gresik, Malang dan Bali.
"Dua cabang baru di Jakarta juga dijadwalkan segera beroperasi, masing-masing di kawasan Pluit dan Jakarta Garden City. Dengan tambahan tersebut, Next Level Properti akan memiliki total delapan cabang yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia. Ke depan, perusahaan juga berencana memperluas jaringan ke Medan, Balikpapan, Tangerang, Solo, Semarang, dan sejumlah daerah potensial lainnya," ungkap Yenny Hendrawati usai peresmian kantor cabang baru Next Level Properti West di Royal Regency Surabaya.
Ia menjelaskan, Next Level Properti adalah kantor agensi properti modern dengan sistem baru tanpa franchise dan tanpa royalty fee. NLP percaya agen properti berhak mendapatkan sistem yang transparan, profesional, dan menguntungkan.
"Kami percaya dunia properti harus terus berkembang, lebih modern, lebih transparan, dan lebih profesional. Next Level Properti bukan hanya kantor agen properti. Kami adalah gerakan perubahan menuju masa depan industri properti Indonesia," tukasnya.
Manajemen Next Level Properti menargetkan dapat mencetak hingga 10 ribu agen properti berkualitas di Indonesia. Berbeda dengan konsep agen properti konvensional, perusahaan ini mengusung sistem modern dan transparan tanpa franchise fee maupun royalti. Konsep tersebut diklaim menjadi terobosan baru bagi para agen properti masa kini.
Sebagai anggota AREBI, Next Level Properti berkomitmen mematuhi peraturan AREBI serta Permendag. Next Level Properti juga berkomitmen menjadi perusahaan properti yang taat pajak dan mengikuti perkembangan teknologi modern. "Next Level Properti sudah menggunakan sistem digital dan NFC menggantikan kartu nama konvensional, didukung dengan sistem IT canggih untuk mendukung produktivitas agen secara maksimal," jelasnya.
Direktur Next Level Properti West, Daniel Lianto, kondisi pasar properti saat ini mulai menunjukkan tren membaik. "Permintaan terhadap properti primer maupun sekunder dinilai terus meningkat, terutama dengan adanya penawaran harga yang menarik di pasar. Meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil, aktivitas jual beli dan sewa properti tetap berjalan dinamis," katanya.
Baca juga: Satu Data Berbasis NIK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Surabaya
Untuk segmen sewa, permintaan dinilai paling tinggi saat ini. Sementara untuk transaksi jual beli, pasar rumah dengan harga di bawah Rp1 miliar hingga Rp3 miliar masih cukup diminati. Adapun untuk kawasan premium seperti Citraland Surabaya, penjualan rumah di kisaran Rp3 miliar hingga Rp5 miliar disebut masih stabil. Sementara segmen menengah bawah sebagian mulai beralih ke pasar sewa.
Di tengah kondisi ekonomi saat ini, Next Level Properti melihat adanya peluang besar bagi investor yang memiliki dana tunai. Situasi pasar yang mengalami penurunan harga dinilai menjadi momentum tepat untuk melakukan pembelian aset properti karena valuasi dinilai lebih menarik dibanding sebelumnya.
Selain pasar domestik, minat masyarakat Indonesia terhadap properti luar negeri juga meningkat. "Setelah menggelar sejumlah event properti internasional, banyak investor Indonesia mulai membeli properti di luar negeri sebagai rumah kedua, tempat pensiun, maupun investasi pendidikan anak. Saat ini, pasar yang paling diminati berada di Australia dan Malaysia, khususnya Johor Bahru yang dinilai strategis karena dekat dengan Singapura," tambah Yenny Hendrawati.
Pada kesempatan yang sama, Managing Director World Property Insight, Bambang Budiono, Next Level Properti menawarkan sistem kerja yang berbeda bagi para agen. Perusahaan tidak menerapkan target khusus maupun sistem jam kerja kantor konvensional. Agen diberikan kebebasan untuk menentukan penghasilan mereka sendiri berdasarkan kinerja masing-masing.
Baca juga: Honda AT Family Day Semarakkan 11 Kota di Jawa Timur
Manajemen menilai konsep tersebut mampu menciptakan suasana kerja yang lebih adil dan fleksibel. Selama 18 tahun berkecimpung di dunia properti, pendiri perusahaan mengaku banyak menerima keluhan agen terkait sistem pembagian komisi yang dianggap tidak fair di sejumlah kantor agen properti.
Karena itu, Next Level Properti menghadirkan sistem pembagian komisi yang diklaim menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Selain komisi, agen juga mendapatkan berbagai reward seperti gadget, hadiah kendaraan, hingga peluang memperoleh passive income dari pengembangan tim di berbagai kota di Indonesia.
Menariknya, sistem pengembangan jaringan tersebut tidak dibatasi dalam satu cabang atau satu kota saja. Agen dapat membangun tim di berbagai daerah seperti Surabaya, Bali, Jakarta, Jogja, Solo, hingga Semarang dalam satu sistem terintegrasi. Bahkan jaringan yang sudah dibangun disebut dapat diwariskan kepada keluarga.
Selain itu, seluruh agen juga akan mengikuti pelatihan dan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Perusahaan juga tetap berada dalam naungan asosiasi resmi industri properti di Indonesia.
Editor : Eka Sapto