JATIMPEDIA, Malang - Asian Student Fashion Week kembali digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Sabtu (9/5/2026). Ajang fashion internasional yang diinisiasi mahasiswa Program Studi Desain Mode Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang itu mengusung tema “EVOLVE” dan menjadi wadah presentasi karya tugas akhir mahasiswa.
Koordinator Asian Student Fashion Week, Agus Kusnandar, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.
Baca juga: Disparbud Malang Beri Dua Desa Wisata Perkuat Pengelolaan Pariwisata
“Ini acara rutin yang kami laksanakan tiap tahun dan sudah memasuki tahun kedua,” ujar Agus, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal penyelenggaraan, kegiatan tersebut memang dirancang dalam skala internasional untuk memperluas jejaring dan eksposur karya mahasiswa desain mode.
Menurutnya, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Sejumlah perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian, baik negeri maupun swasta yang tergabung dalam Asosiasi Desain Mode Indonesia (IMODEA).
“Peserta dari seluruh Indonesia, khususnya dari program studi desain mode, ikut berpartisipasi, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta,” katanya.
Baca juga: Gempa di Jatim Cukup Intens, BMKG Ungkap Penyebabnya
Selain peserta dalam negeri, Asian Student Fashion Week 2026 juga menghadirkan partisipasi dari luar negeri. Tercatat perguruan tinggi dari Malaysia, Jepang, dan Turki turut menampilkan karya dalam ajang tersebut.
“Dari luar negeri ada Malaysia, Tokyo (Jepang), dan Turki yang ikut berpartisipasi,” jelasnya.
Agus menyebut kehadiran peserta internasional tahun ini lebih beragam dibanding tahun sebelumnya, meski sejumlah perguruan tinggi dari Korea Selatan belum dapat hadir karena kendala tertentu.
Baca juga: PLN Jatim Perluas Pemanfaatan SPKLU Untuk Mahasiswa UMM
Ia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi ajang bergengsi di tingkat internasional dalam bidang desain mode.
Menurutnya, meningkatnya jumlah peserta dan antusiasme dari berbagai negara menjadi indikator positif bagi keberlanjutan acara tersebut di masa mendatang.
Editor : Rofiq