Arumi Bachsin Sosialisasikan Gemarikan di SDN Randutatah Probolinggo, Dorong Generasi Sehat Bebas Stunting

Reporter : Rini
Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak

JATIMPEDIA, Probolinggo -  Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya penurunan stunting di tahun 2026.

 

Baca juga: Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar, Berhasil Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun

Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang menyasar anak usia sekolah daerah stunting di SDN Randutatah Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Kamis (16/4).

 

Dalam kegiatan tersebut, Arumi mengajak puluhan siswa untuk membiasakan mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

 

Dirinya menekankan bahwa kebiasaan makan ikan sejak dini dapat menjadi langkah strategis dalam mencegah stunting sekaligus menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

 

“Kalau di Amerika itu ada Superman. Tapi kalau di Indonesia kita punya superfood, superfood itu adalah Ikan. Makanya anak-anak harus dibiasakan makan ikan ya,” kata Arumi.

 

Baca juga: Hore Naik Transjatim Cuma Bayar Rp 81 Periode 11-17 Agustus 2026

Kegiatan ini berlangsung interaktif dan menyenangkan, di mana para siswa diajak berdialog interaktif tanya jawab untuk mengenal manfaat ikan, jenis-jenis ikan yang mudah dikonsumsi, serta pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang. Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka mengikuti sesi edukasi dan permainan yang disisipkan dalam sosialisasi.

 

“Alhamdulillah anak-anak di SDN Randutatah semangat semua untuk tanya jawab berhadiah. Bahkan saat sesi makan ikan bersama, semuanya pinter, makannya lahap,” tambahnya.

 

Selain itu, Arumi juga mengajak para orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama berperan aktif dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap harinya. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka stunting.

Baca juga: Deninta dan Akhdan Dinobatkan sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026

 

“Gemarikan bukan sekadar ajakan makan ikan, tetapi juga bagian dari investasi masa depan anak-anak kita. Dengan asupan gizi yang baik, mereka akan tumbuh optimal dan mampu bersaing di masa depan,” imbuhnya.

 

Melalui kegiatan ini, tambahnya, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap pentingnya konsumsi ikan semakin meningkat, sehingga target penurunan stunting di Jawa Timur pada tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru