Kuartal I-2026 InJourney Airports Layani 38,20 Juta Penumpang Pesawat

Reporter : Ferdian
Penumpang pesawat di Bandara InJourney Airports

JATIMPEDIA, Surabaya  - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat total jumlah pergerakan penumpang di 37 bandara pada Kuartal I 2026 mencapai 38,20 juta atau naik sekitar 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya 36,38 juta.

"Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, jumlah penumpang rute domestik mencapai 28,38 juta dan penumpang rute internasional menyentuh 9,82 juta orang," kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: BI Surabaya Bersama TNI AL Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Mandiri Jatim

Dia juga menyampaikan total pergerakan pesawat juga membukukan peningkatan 8,7 persen dari 275.782 penerbangan menjadi 299.759 penerbangan.

Ia menuturkan peningkatan lalu lintas penerbangan itu seiring dengan tumbuhnya permintaan penerbangan saat periode libur Natal dan Tahun Baru Januari 2026, serta Angkutan Lebaran 1447 Hijriah pada Maret 2026.

 

Dia mengatakan peningkatan permintaan perjalanan udara pada periode peak season di Januari 2026 dan Maret 2026 dapat diakomodir InJourney Airports melalui kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di bandara.

Baca juga: BP BUMN perkuat IAS untuk layanan aviasi berstandar global

Baca juga: InJourney: Perbaikan kerusakan atap di Bandara Soetta selesai dua hari

"Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga secara umum bandara-bandara InJourney Airports dapat melayani penumpang pesawat dengan baik dan lancar pada periode sibuk tersebut,” ujar Pahlevi.

Adapun pada kedua periode peak season tersebut seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports disiagakan 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai penerbangan untuk memastikan ketersediaan penerbangan dan sebagai upaya utilisasi slot time penerbangan di bandara.

Baca juga: Semester I MSJA Catat Kenaikan Penjualan 13 Persen

 

Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang dan penerbangan itu juga didorong dibukanya rute-rute penerbangan baru di berbagai bandara sebagai wujud kolaborasi erat antara InJourney Airports dengan maskapai.

Dia juga mengaku pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat konektivitas penerbangan di Indonesia melalui pembukaan rute-rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional.

"Ini menjadi upaya InJourney Airports dalam menjalankan peran sebagai agent of development dan value creator untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," ucapnya.

Adapun lima bandara tersibuk pada tiga bulan pertama tahun ini adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (13,48 juta penumpang), Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (5,34 juta penumpang), Bandara Juanda Surabaya (3,21 juta), Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (2,34 juta penumpang) dan Bandara Kualanamu Deli Serdang (1,80 juta penumpang).

Baca juga: MPM Honda Jatim Bersama YBSI Berikan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis bagi 100 Veteran LVRI

 

Pada Kuartal II/2026, lanjut Pahlevi, bandara yang dikelola InJourney Airports antara lain akan fokus pada pelayanan calon jemaah haji pada periode angkutan haji, dan pelayanan pada saat periode libur anak sekolah.

InJourney Airports berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas di seluruh bandara melalui transformasi berkelanjutan yang juga dijalankan pada tahun ini pada aspek infrastruktur dan fasilitas kelas dunia (premises), staf bandara dengan layanan kelas dunia (people) dan operasional bandara berbasis ekosistem (process).

"Dan tentunya mengandalkan teknologi sebagai fungsi enabler," kata Pahlevi.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru