Pertamina Dukung Distribusi Energi di Wilayah 3T Dengan Armada Logistik Laut

Reporter : Ferdian
Armada logistik laut PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream Pertamina

JATIMPEDIA, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream Pertamina mengoptimalkan distribusi energi nasional hingga ke wilayah kepulauan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki tantangan geografis tersendiri dengan armada logistik laut.

“Distribusi energi di Indonesia menghadapi tantangan geografis yang beragam. Karena itu, kami terus menjaga kesiapan armada logistik laut agar penyaluran energi dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan dan 3T, secara berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pengembangan Sumur Infill Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Sebagai negara kepulauan, tutur dia, Indonesia memiliki karakteristik distribusi energi yang unik, di mana akses ke berbagai wilayah tidak selalu dapat dijangkau melalui jalur darat.

Dalam konteks ini, ia menyampaikan armada logistik laut menjadi penghubung utama yang memastikan energi dapat tersalurkan dari titik suplai hingga ke berbagai wilayah tujuan di seluruh Indonesia.

Hingga saat ini, operasional distribusi energi, khususnya untuk menjangkau wilayah 3T, didukung oleh 148 kapal yang terdiri dari 139 kapal pengangkut BBM dan 9 kapal pengangkut LPG.

Armada ini melayani distribusi ke 57 wilayah 3T yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Baca juga: Sumur Migas Pangkah Gresik Bikin Pertamina Optimistis, Produksi Tembus 2.443 Barel per Hari

“Kesiapan armada logistik laut menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi energi tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya.

Keberadaan armada kapal dalam pengelolaan bisnis captive Subholding Downstream berperan dalam memastikan kelancaran distribusi energi dari sumber pasokan ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah dengan akses terbatas.

Dengan dukungan tersebut, energi tetap dapat tersalurkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di daerah.

Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Kembangkan Tiga Sumur Infill

Seluruh aktivitas distribusi energi dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus menjaga keandalan distribusi energi nasional.

Melalui pengelolaan armada logistik laut yang terintegrasi, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi energi nasional agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dari kota besar hingga daerah kepulauan dan 3T.

Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru