JATIMPEDIA, Sumenep - Keripik paru sapi masih mempertahankan posisinya sebagai sajian khas yang hampir tak pernah absen saat perayaan Idulfitri.
Rasa gurih yang khas berpadu dengan tekstur renyah menjadikan camilan ini tetap digemari, meski kini ragam makanan modern semakin mudah ditemukan.
Baca juga: MYZE Hotel Sumenep Siapkan Promo Kemerdekaan
Bagi masyarakat Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, keripik paru sapi bukan sekadar makanan biasa.
Kehadirannya telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran, baik sebagai hidangan untuk menyambut tamu maupun sebagai buah tangan saat berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat.
Salah seorang warga Sumenep, Edwin (32) mengungkapkan, bahwa keripik paru sapi sudah menjadi sajian wajib di keluarganya setiap Lebaran.
Baca juga: PLN Bergerak ke Pulau Gili Iyang, Pastikan Tak Ada Gangguan Listrik Saat HUT RI
“Lebaran rasanya belum lengkap tanpa keripik paru. Dari dulu ini selalu jadi favorit,” ujarnya, Selasa (24/3).
Lebih dari sekadar camilan, keripik paru sapi mencerminkan kekayaan tradisi kuliner yang terus dijaga.
Baca juga: Pemkab Sumenep Siapkan Insinerator, Residu Sampah Sapeken Tak Lagi Dibawa ke Daratan
Di tengah derasnya perkembangan zaman dan hadirnya berbagai makanan kekinian, sajian ini tetap bertahan sebagai simbol cita rasa Lebaran yang khas, sarat makna, dan membangkitkan kenangan.
Editor : Rofiq