Dispendik Jatim Dorong Optimalisasi Layanan Pendidikan Ponorogo

Reporter : Arif
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai

JATIMPEDIA, Ponorogo - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mendorong peningkatan layanan pendidikan di wilayah Ponorogo dan Magetan agar lebih optimal seiring dengan diresmikannya renovasi kantor cabang dinas setempat.

"Tentu harapannya Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada sekolah-sekolah, untuk guru maupun tenaga kependidikan (GTK),” ujar Aries dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu.

Baca juga: Bupati Lisdyarita Luncurkan Logo Hari Jadi ke-530 Ponorogo

Ia menegaskan, peningkatan layanan tersebut menjadi penting mengingat peran Cabang Dinas Pendidikan sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengakselerasi berbagai program pendidikan di tingkat wilayah.

Menurut Aries, optimalisasi pelayanan juga perlu didukung dengan tata kelola administrasi yang baik serta responsif terhadap kebutuhan sekolah, terutama di wilayah kerja yang mencakup Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan.

“Dengan menempati gedung kantor yang baru direnovasi dan representatif ini, semoga pelayanannya lebih optimal dan responsif,” ucap Aries.

Baca juga: Deninta dan Akhdan Dinobatkan sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026

Data Dinas Pendidikan Jawa Timur mencatat, terdapat 72 lembaga Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Ponorogo serta 54 lembaga di Magetan. Jumlah guru dan tenaga kependidikan di kedua wilayah tersebut mencapai 4.179 orang.

Selain itu, Aries mengapresiasi pelaksanaan program SIKAP yang dinilai berjalan cukup masif. Di jenjang SMA, program tersebut diterapkan di 25 sekolah, sedangkan di SMK diimplementasikan di tujuh sekolah dengan cakupan sektor seperti perkebunan dan pertanian.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Maroko, Dorong Kemitraan Strategis di Bidang Regulasi

Dari sisi prestasi, siswa di Ponorogo dan Magetan juga aktif mengikuti berbagai ajang talenta. Pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Ponorogo mengikuti 41 bidang lomba dan Magetan 31 bidang. Sementara Olimpiade Sains Nasional (OSN) diikuti 1.148 peserta serta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) diikuti 150 peserta.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo Maskun menyampaikan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas layanan seiring dukungan sarana yang lebih memadai bagi sekitar 50 pegawai di lingkungan cabang dinas tersebut.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru