JATIMPEDIA, Surabaya - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) mengungkap adanya cadangan gas alam di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Lokasi tersebut diketahui berada tidak jauh dari titik jebolnya tanggul Sungai Tuntang yang terjadi pada Februari 2026 di dua desa, yakni Pilangwetan dan Kebonagung.
Baca juga: SKK Migas Sebut Pembiayaan Perbankan Dongkrak Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat
Rencananya, pengeboran sumber gas akan dilakukan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan oleh TIS Energy sebagai Kontraktor Kerja Sama (KKKS) di sektor hulu migas wilayah Jabanusa.
Government & Public Relations TIS Energy wilayah kerja Blora, Faisal Afif Pratama, membenarkan bahwa sumber gas tersebut berada di Desa Pilangwetan.
“Di Demak ada satu titik sumur di Desa Pilangwetan. Lokasinya cukup dekat dengan tanggul yang sempat jebol,” ujar Faisal saat dikonfirmasi pada Selasa (10/3/2026) pagi.
Ia menjelaskan, sumur yang akan dibor diberi nama RBG 7 dan direncanakan menjadi sumur gas yang segera dikerjakan di Kabupaten Demak.
Menurut Faisal, proses eksplorasi hingga penentuan titik sumur sudah rampung, termasuk pembebasan lahan. Saat ini pihaknya tinggal menunggu jadwal pelaksanaan pengeboran.
Baca juga: SAKA Perkuat Eksplorasi WK Pekawai Bidik Cadangan Migas Baru
“Eksplorasi sudah selesai, titik sumur juga sudah ditentukan, dan pembebasan lahan telah dilakukan,” jelasnya.
Meski demikian, ia belum dapat memastikan waktu pasti dimulainya pengeboran karena mempertimbangkan kondisi alam yang tidak menentu. Namun, kegiatan tersebut diperkirakan berlangsung pada akhir 2026 atau awal 2027.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Febrian Ihsan, mengatakan pihaknya telah menyampaikan rencana pengeboran kepada Pemerintah Kabupaten Demak serta meminta dukungan melalui kegiatan Safari Ramadhan.
Baca juga: PGN Saka dan Desa Binaan Raih Penghargaan dari Gubernur Jatim
Febrian menegaskan bahwa proyek ini bukan lagi tahap eksplorasi, melainkan sudah memasuki fase pengembangan (development). Ia berharap produksi gas dari lokasi tersebut nantinya dapat memberikan tambahan pendapatan bagi daerah karena berada di wilayah daratan.
“Ketika nantinya berproduksi, diharapkan dapat menambah pendapatan daerah melalui dana bagi hasil,” kata Febrian usai kegiatan Safari Ramadhan di Pendopo Pemkab Demak, Senin (9/3/2026) malam.
Ia juga berharap temuan cadangan gas baru di Demak mampu mendukung peningkatan produksi gas nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pemerintah daerah.
Editor : Taufiq