BI Proyeksikan Inflasi Periode Ramadan dan Lebaran 2026 Lebih dari 3 Persen

Reporter : Fitri Handayani

JATIMPEDIA, Jakarta  - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan angka inflasi pada periode Ramadan dan Lebaran 2026 bisa lebih dari 3%.

Meski lebih tinggi dari sasaran target, Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman membeberkan, inflasi pada periode Ramadan dan Lebaran tetap terkendali. Ia menuturkan, inflasi yang tinggi tersebut berasal dari efek administered prices akibat diskon listrik tahun lalu diperkirakan masih mendorong inflasi sedikit di atas 3%. Sebagaimana diketahui, infasi pada Januari 2026 mencapai 3,55% year on year (yoy).

Baca juga: Transaksi di Marketplace Melonjak 35,13 Persen pada Kuartal II-2026

"Dan nanti masih terasa dampaknya sampai Januari, Februari, Maret 2026," tutur Aida, dikutip Minggu (22/2/2026).

Dari sisi pangan, dia melihat pasokan tetap terjaga seiring berlangsungnya musim panen hortikultura seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit. Pemantauan harga secara mingguan juga menunjukkan pergerakan yang masih sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia dan diharapkan kondisi ini bertahan hingga Maret 2026.

Baca juga: Cadangan Devisa Indonesia Kembali Menyusut Jadi 145,3 Miliar Dolar AS

Ke depan, dia menegaskan pengendalian inflasi akan terus diperkuat melalui koordinasi antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia, serta kementerian terkait di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian.

"Kami melakukan monitoring mingguan untuk harga-harga semuanya masih dalam kisaran proyeksi dari Bank Indonesia," ungkapnya.

Baca juga: BI Surabaya Bersama TNI AL Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Mandiri Jatim

Dia menambahkan, BI juga telah meluncurkan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS). Berbeda dengan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), program ini lebih menekankan penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan pasokan serta kelancaran distribusi.

Peluncuran GPIPS telah dilakukan di Sumatra Selatan, dan selanjutnya akan dilaksanakan di berbagai daerah bersama pemerintah pusat dan daerah. Langkah tersebut ditujukan untuk memastikan inflasi tetap terkendali, termasuk pada periode Ramadan dan Idul Fitri. 

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru