JATIMPEDIA, Surabaya - Kinerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tahun 2025 berhasil mencatatkan penjualan emas hingga 2,18 ton melalui layanan bank emas atau bullion bank.
Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkapkan pencapaian tersebut diraih dalam waktu kurang dari satu tahun sejak layanan Bank Emas BSI resmi diluncurkan pada 26 Februari 2025.
Baca juga: BSI Dorong Investasi Emas Syariah untuk Jaga Nilai Aset Jangka Panjang
Adapun hingga Desember 2025 jumlah nasabah khusus bullion bank BSI telah menembus 500 ribu orang. Mayoritas berasal dari kelompok usia 20–40 tahun, yang didominasi generasi Z dan milenial.
“Alhamdulillah, penjualan emas BSI melalui BYOND sudah mencapai 2,18 ton. Nasabah bullion bank juga terus bertambah dan didominasi generasi muda,” ujar Anton dalam keterangannya, Rabu (14/1).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sepanjang periode tersebut, harga emas bullion tercatat melonjak 56,22 persen secara year to date (YtD), mendorong antusiasme masyarakat untuk berinvestasi.
Ia pun memastikan bahwa seluruh transaksi emas BSI dilakukan secara digital melalui superapps BYOND by BSI. Dalam hal in, nasabah dapat bertransaksi secara realtime selama 24 jam, dengan nilai investasi awal yang terjangkau, mulai dari kisaran Rp50 ribuan.
Baca juga: Hingga Mei 2026, Pembiayaan Berkelanjutan BSI Tembus Rp77,06 Triliun
Selain transaksi beli-jual emas, BYOND juga menyediakan layanan cicil emas dan gadai emas. Fasilitas cicil emas memungkinkan nasabah membeli emas dengan harga hari ini, lalu mencicilnya hingga lunas.
“Emas cocok untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang, seperti perencanaan haji, pendidikan, hingga dana darurat yang membutuhkan pencairan cepat,” jelasnya.
Tak hanya membeli, lewat aplikasi tersebut, nasabah bisa menjual, mentransfer, hingga mencetak emas yang dimiliki. Tak hanya praktis, investasi emas digital ini juga menawarkan keamanan tinggi karena emas fisik milik nasabah disimpan di smart vault bank.
Baca juga: Semester I-2026 Pembiayaan Kendaraan BSI Tumbuh 12,40 Persen
Ke depan, Anton membeberkan bahwa akselerasi digital tetap menjadi fokus utama BSI. Superapps BYOND dirancang bukan sekadar aplikasi perbankan, melainkan ekosistem layanan keuangan dan gaya hidup islami yang terintegrasi.
"Melalui inovasi berkelanjutan, BSI optimistis mampu memperluas jangkauan layanan dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah di era digital," tukasnya
Editor : Rizky