JATIMPEDIA, Gresik - Ratusan karyawan dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang digelar di kawasan Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE), Kamis (15/1). Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung di Kantor PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Jalan Raya Manyar, Gresik.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 pendonor yang berasal dari PT BKMS, KEK Gresik, serta sejumlah perusahaan yang berada di dalam kawasan industri JIIPE. Donor darah tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan pengelola kawasan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah di wilayah Gresik.
Baca juga: DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Pulihkan Mangrove Mengare
HSE Manager PT BKMS, Zainul Arifin mengatakan bahwa kegiatan donor darah menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya di bidang kesehatan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam membantu pemenuhan stok darah di Gresik. CSR tidak hanya soal bantuan materi, tetapi juga aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Baca juga: KEK Gresik Gaet Investasi Rp9,8 Triliun, Jadi Motor Capaian KEK Nasional
Menurut Zainul, PMI Kota Gresik kerap menghadapi keterbatasan stok darah pada awal tahun akibat menurunnya jumlah pendonor. Oleh karena itu, keterlibatan perusahaan di kawasan JIIPE diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan darah bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
Ia menambahkan, kegiatan donor darah di kawasan JIIPE secara konsisten dilaksanakan sedikitnya dua kali setiap tahun. Selain membantu PMI, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi perusahaan lain di Gresik untuk aktif menggelar aksi sosial serupa.
Baca juga: Menko AHY Resmikan Kawasan DAK TPPKT Desa Campurejo Gresik
Sementara itu, perwakilan PMI Kota Gresik, dr Izudin, mengapresiasi dukungan dari pengelola kawasan dan perusahaan-perusahaan di JIIPE. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia industri sangat berperan penting dalam memastikan kebutuhan darah bagi pelayanan kesehatan tetap terpenuhi, terutama pada periode rawan kekurangan stok.
Editor : Arif