JATIMPEDIA, Madiun - Awal 2026 ini, Bulog Kantor Cabang Madiun siap menampung jagung hasil panen yang dikelola Polri maupun masyarakat umum. Saat ini, gudang penyimpanan dan anggaran pun telah disiapkan.
Hal itu disampaikan Pemimpin Cabang, Bulog Kantor Cabang Madiun Agung Sarianto, saat mengikuti panen jagung serentak kuartal empat, yang berlangsung di Jalan Tirta Raya, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (8/1/2026).
Baca juga: Hingga Agustus, Aktivasi IKD Warga Kota Madiun Capai 37,48 Persen
Pada panen jagung di lahan yang dikelola Polres Madiun Kota itu, diperkirakan menghasilkan sekitar 2,5 ton jagung. “Kami siap menyerap jagung dari Polri maupun dari petani. Saat ini gudang sudah siap, dan anggaran juga siap,” ujar dia.
Untuk harga, Agung menjelaskan, juga cukup kompetitif. “Kalau jagung kering harga (beli Bulog) Rp6.400 perkilogram, untuk jagung basah dengan kadar air 14-18 persen Rp5.500 perkilogram".
Baca juga: Sambut HUT RI, Pemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih
Agung mengatakan, Kota Madiun selama ini juga turut memberikan andil serapan jagung. “Kita tahu wilayah kota kan terbatas, tapi ada lah, untuk hasil jagung itu. Dari Polres (Madiun Kota) seperti tadi disampaikan Pak Waka, tahun lalu 5 ton lebih (diserap Bulog),” ujar dia.
Untuk serapan jagung pada 2025 lalu, Agung mengatakan, paling banyak dipasok dari wilayah Kabupaten Ngawi dan Madiun. “Alhamdulillah, kalau total serapan kami di 2025 itu ada sekitar 1.455 ton".
Baca juga: Sering Terjadi Kemacetan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Lorong Jalan Kartini
Jumlah tersebut, jelas Agung, menjadi capaian serapan jagung tertinggi diantara Kantor Cabang Bulog lainnya di wilayah Jawa Timur. “Target tahun 2026 ini belum ada, namun sepertinya akan meningkat,” ucapnya, mengakhiri.
Editor : Rofiq