JATIMPEDIA, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjalin kerja sama strategis dengan Basel Agency for Sustainable Energy (BASE) untuk memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia.
Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyampaikan komitmen ini menandai konsistensi perusahaan untuk mengimplementasikan aspek environmental, social, and governance (ESG) dalam bisnis operasional serta memberikan dampak nyata terhadap pembiayaan berkelanjutan.
Baca juga: BSI Tawarkan KPR Margin 2,75 Persen di Danantara Housing Expo 2026
Lebih lanjut, kerja sama strategis ini juga menandai komitmen kedua belah pihak dalam menghadirkan pembiayaan proyek efisiensi energi yang lebih luas di Indonesia melalui model de-risking yang menggabungkan kontrak standar, validasi teknis independen, dan asuransi performa (surety bond).
Proyek efisiensi energi dilakukan melalui model Energy Savings Insurance (ESI) yang dapat dijadikan referensi bagi pengembangan produk pembiayaan hijau atau efisiensi energi, sejalan dengan komitmen keberlanjutan yang telah dijalankan.
Baca juga: Merdeka Copper Gold Perbarui Estimasi Sumber Daya Gua Macan
“Melalui inisiasi Energy Savings Insurance (ESI) ini, kami harapkan dapat mendukung Indonesia dalam mengimplementasikan transisi ekonomi rendah karbon dan mendukung tercapainya target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060,” ujar Bob.
Adapun kerja sama dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh SVP of ESG BSI Rima Dwi Permatasari dan Sustainable Finance Senior BASE Pablo Osés Bermejo.
Baca juga: BSI Dorong Investasi Emas Syariah untuk Jaga Nilai Aset Jangka Panjang
Perseroan menyampaikan, MoU ini sebagai tonggak awal untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon dalam program UK Partnering for Accelerated Climate Transitions (UK PACT).
Editor : Rizky