JATIMPEDIA, Ponorogo - Steefanny Kinky Henandita berhasil mengharumkan nama Ponorogo. Dia merupakan atlet jujitsu asal Ponorogo peraih medali perunggu Southeast Asian Games (SEA Games) atau Pesta Olahraga Asia Tenggara XXXIII 2025 di Thailand.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita pun menyambut kedatangan Steefanny itu dengan bangga di Pringgitan, Rabu (24/12/2205). Ia menyebut, prestasi gemilang Steefanny yang bertanding di kelas Woman’s Fighting (52 kilogram) telah mengharumkan nama Ponorogo. Bersamaan itu, menjadi teladan dan menginspirasi pemudi sebayanya.
Baca juga: Bupati Lisdyarita Luncurkan Logo Hari Jadi ke-530 Ponorogo
"Dia membuktikan bahwa pemuda dan pemudi Ponorogo memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional apabila mendapat pembinaan dan dukungan berkelanjutan,” kata Bunda Rita-sapaan akrabnya sebagaimana dikutip dari website resmi Pemkab Ponorogo.
Di kesempatan itu, Bunda Rita juga menyerahkan bonus atau reward senilai Rp10 juta kepada Steefanny. Kendati nominal reward itu tidak begitu besar namun wujud kepedulian pemerintah dalam mengapresiasi atlet berprestasi.
"Jangan lihat nilainya, intinya kami siap mendukung generasi muda di Ponorogo untuk bangkit dan berprestasi,” ucapnya.
Baca juga: Perbaiki Jembatan Plapar Ponorogo, Pemprov Jatim Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar
Bunda Rita juga mengajak induk cabang olahraga, pelatih, dan masyarakat bersatu padu melahirkan atlet-atlet unggulan Ponorogo di masa depan. Pun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ponorogo sudah menunjukkan perannya dalam mengelola, membina, mengembangkan, dan mengkoordinasikan semua kegiatan olahraga prestasi.
“Saya mohon support dan doanya agar semakin banyak pemuda dan pemudi hebat Ponorogo yang berprestasi di bidang olahraga,” harapnya.
Baca juga: Kantor Imigrasi Ponorogo Layani Pembuatan Paspor untuk Pekerja Migran Indonesia
Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo siap memfasilitasi agar muncul Steefanny-Steefanny lainnya.
“Akan muncul prestasi-prestasi yang tidak hanya milik pribadi, tetapi menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Ponorogo,” tegasnya.
Editor : Rofiq