JATIMPEDIA, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, adalah rumah besar bagi semua warganya dan mengapresiasi seluruh pihak karena telah menjaga keberagaman yang ada di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.
Ia menyampaikan perayaan Natal tahun ini bersamaan dengan usia Banyuwangi yang ke-254 dan pemerintah daerah setempat mengusung tema "Tandang Bareng" atau melangkah bersama dan mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Kristiani, untuk bersama-sama membangun Banyuwangi.
Baca juga: Kabupaten Banyuwangi Diproyeksikan Ikuti Penilaian HAM Nasional
"Dengan kasih yang tulus, kita bisa berjalan bersama membangun Banyuwangi yang kita cintai, terima kasih, terkhusus umat Kristiani, yang selama ini bersama-sama merawat persaudaraan dan ikut berkontribusi bagi kemajuan Banyuwangi," kata Ipuk di Banyuwangi, Kamis.
Sementara itu Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra mengapresiasi dukungan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Banyuwangi.
"Alhamdulillah, hingga saat ini situasi Banyuwangi tetap aman, kondusif dan terkendali, dan ini berkat kerja sama kita semua," ujarnya.
Baca juga: BPJS Kesehatan Meluncurkan Program NADI JKN di Banyuwangi
Dari pantauan, suasana damai dan penuh sukacita mewarnai perayaan Natal di Kabupaten Banyuwangi, salah satunya terlihat pada perayaan Natal yang digelar di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Filadelfia, Kecamatan Rogojampi.
Hadir dalam perayaan Natal tersebut, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, perwakilan Dandim, perwakilan Danlanal, tokoh lintas agama dan jajaran OPD Pemkab Banyuwangi.
Baca juga: Bupati Ipuk : Desa Kemiren Banyuwangi Dapat Pendampingan Khusus Kemenpar
Kehadiran rombongan disambut hangat Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Banyuwangi Pendeta Anang Sugeng Sulistyanto, para pendeta lintas gereja, tokoh gereja, serta ratusan jemaat.
Perayaan Natal di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Filadelfia Rogojampi berlangsung sederhana, namun penuh keceriaan. Selain pertunjukan drama, tarian dan pujian, acara juga diisi dengan pesan rohani yang disampaikan Pendeta Rudi Susanto dari Surabaya.
Editor : Rofiq