JATIMPEDIA, Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang dan Perum Bulog resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Hibah Tanah untuk Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen Bulog.
Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden RI dalam memperkuat rantai pasok pangan nasional.
Baca juga: Wabup Sampang Dorong SPPG Jaga Kualitas Menu Makanan
“Sesuai arahan Bapak Presiden, Bulog akan membangun 100 titik infrastruktur pasca panen berupa unit pengeringan (dryer), penggilingan (RMU), serta gudang atau silo padi dan jagung. Di Madura, fasilitas modern ini sebelumnya belum tersedia, sehingga petani harus membawa gabah ke luar pulau hingga Jember atau Bojonegoro hanya untuk dikeringkan," ungkapnya, Selasa (16/12/2025).
Baca juga: Ciptakan Kenyamanan Belajar, Cabang Dinas Pendidikan Sampang Ciptakan Inovasi Astra
"Dengan hibah tanah dari Bupati Sampang seluas 6.300 meter persegi, Bulog dapat menghadirkan fasilitas lengkap ini di Madura, sehingga petani ke depan tidak perlu lagi membawa hasil panen keluar pulau,” jelasnya.
Ia menambahkan, lahan hibah yang berlokasi di Desa Taman, Kecamatan Jrengik, dipilih karena posisinya strategis dan mampu menjangkau seluruh wilayah Madura. Di atas lahan tersebut akan dibangun unit pengeringan, unit penggilingan, serta silo modern yang mampu mengolah padi dan jagung secara cepat, efisien, dan sesuai standar nasional.
Baca juga: DPRD dan Pemkab Sampang Sahkan KUA-PPAS 2027, Dorong Percepatan Pembangunan
Infrastruktur ini diharapkan menjadi pusat pengolahan pasca panen terpadu yang dapat mengatasi permasalahan klasik petani Madura terkait minimnya fasilitas pengolahan.
Editor : Rofiq