Olahan Limbah Siwalan Bawa Tuban Raih Inotek Award Jatim

Reporter : Rini
Kabupaten Tuban raih Top 15 Kategori Inovasi Agribis dan Energi Baru Terbarukan pada ajang Inotek Award Jawa Timur 2025.

JATIMPEDIA, Tuban -  Kabupaten Tuban raih Top 15 Kategori Inovasi Agribis dan Energi Baru Terbarukan pada ajang Inotek Award Jawa Timur 2025. Melalui inovasi “Si Keling”, pengolahan limbah siwalan keling menjadi produk jenang.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, dalam seremoni resmi yang berlangsung di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Kamis (13/11/2025).

Baca juga: SIG Berdayakan Masyarakat dan Tumbuhkan 36 UMKM Desa Glondonggede, Tuban

Di balik keberhasilan “Si Keling”, ada kegelisahan para inovator terhadap menumpuknya buah siwalan keling yang selama ini tidak dimanfaatkan. Menurut salah satu penggagas, Hadi Suminto, siwalan tua bertekstur keras tersebut kerap dibiarkan membusuk di lahan warga usai panen, sehingga berubah menjadi limbah yang merusak lingkungan.

“Petani hanya mengambil siwalan muda. Sisanya dibiarkan begitu saja,” ujarnya

Hadi bersama dua rekan inovator, Dyah Kumala dan Kiswati Purwaningsih, mulai melakukan serangkaian percobaan. Mereka mengolah daging siwalan keling menjadi berbagai jenis pangan sebelum akhirnya menemukan bentuk olahan terbaik yaitu jenang siwalan.

Baca juga: Juleha di Tuban Terima Pembekalan Prosedur Penyembelihan

Melalui uji rasa berulang dan penilaian langsung dari konsumen, mereka mendapatkan formulasi yang pas. “Rasanya legit dan punya karakter yang tidak dimiliki jenang lain. Cocok dijadikan oleh-oleh khas Tuban,” kata Hadi.

Proses pengembangan inovasi tersebut menggunakan pendekatan kualitatif eksperimen, dengan fokus pada praktik pengolahan menggunakan bahan lokal dan peralatan sederhana. Hadi menegaskan, bahwa kunci keberhasilan bukan pada kemewahan alat, melainkan ketekunan untuk terus bereksperimen hingga memperoleh hasil yang bermanfaat.

Kini, “Si Keling” tidak hanya mengatasi persoalan limbah siwalan, tetapi juga melahirkan peluang usaha baru bagi warga sekitar. Limbah yang dulu dianggap tidak bernilai berubah menjadi produk bernilai ekonomis dan membawa identitas baru bagi potensi alam Tuban.

Baca juga: Swasembada Pangan Terwujud, Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih

“Kami bersyukur inovasi ini bisa mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. Semoga semakin banyak masyarakat yang terpacu untuk membuat terobosan-terobosan kreatif,” katanya, mengakhiri.

 

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru