JATIMPEDIA, Surabaya - Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui kegiatan CSR Telkomsel Jaga Bumi dengan menggelar kegiatan penanaman 1.050 pohon mangrove yang dilaksanakan di kawasan Ekowisata Romokalisari, Surabaya pada Minggu (9/11/2025).
Nerkolaborasi dengan Jejak.in, kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari karyawan Telkomsel, wartawan dan media, serta pelanggan setia melalui donasi Telkomsel Poin pelanggan dan kontribusi perusahaan sebagai bagian dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan di setiap proses bisnis Telkomsel.
Baca juga: Semester I-2026, Telkom Kantongi Pendapatan Rp 75,9 Triliun
"Aksi penanaman mangrove ini bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Selain menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap kelestarian alam, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Telkomsel dan pelanggan melalui kolaborasi yang berdampak positif," ujar Manager Corporate Communications Area Jawa Bali Telkomsel Erwin Kusumawan.
Baca juga: Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026
Pelanggan Telkomsel dapat terlibat aktif dengan menukarkan 50.000 Telkomsel Poin setara dengan kontribusi senilai Rp 50.000 atau 5.000 Telkomsel Poin setara dengan Rp 5.000 dalam program carbon offset. Bagi pelanggan by.U juga dapat menukarkan uCoin-nya dengan pilihan 50 uCoin setara dengan Rp 5.000 dan 500 uCoin setara dengan Rp 50.000.
Program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset, yang dimulai sejak Desember 2022, mengajak pelanggan menukarkan Telkomsel Poin dan uCoin menjadi donasi pohon melalui aplikasi MyTelkomsel dan by.U. Hingga Oktober 2025, program tersebut telah mengumpulkan lebih dari 160 ribu transaksi dengan melibatkan lebih dari 120 ribu pelanggan.
Baca juga: PGN Saka dan Desa Binaan Raih Penghargaan dari Gubernur Jatim
Kegiatan ini juga menjadi momentum edukatif, di mana peserta mendapatkan pemahaman langsung mengenai fungsi ekologis mangrove serta tantangan yang dihadapi dalam pelestariannya. "Kami percaya bahwa keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami juga berharap aksi ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan," tutup Erwin.
Editor : Eka Sapto