BMKG Catat Aktivitas Seismik Tinggi di Jawa Timur Awal November

Reporter : Arif
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ma’muri

JATIMPEDIA, Malang - Aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Timur terpantau meningkat pada awal November 2025. Dalam sepekan, ratusan gempa terjadi dengan variasi kekuatan dan kedalaman yang berbeda.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ma’muri, menjelaskan sepanjang periode 31 Oktober hingga 6 November 2025, tercatat 104 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Baca juga: Gempa di Jatim Cukup Intens, BMKG Ungkap Penyebabnya

“Dari total kejadian tersebut, magnitudo terbesar mencapai 4,2 dan terkecil 1,1,” kata Ma’muri kepada RRI Malang, Senin (10/11/2025).

Ia menjelaskan, dari total gempa yang terjadi, sebanyak 92 gempa termasuk kategori dangkal, sementara 12 gempa lainnya tergolong menengah. Tidak ada gempa dalam yang terdeteksi selama periode tersebut.

Baca juga: PLN Jatim Perluas Pemanfaatan SPKLU Untuk Mahasiswa UMM

Kejadian gempa terbanyak tercatat pada 2 November 2025 dengan 24 kali gempa, sedangkan paling sedikit terjadi pada 1 November 2025 dengan sembilan kali.

“Sebagian besar aktivitas gempa bumi ini disebabkan oleh pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta adanya aktivitas patahan lokal di sekitar Jawa Timur,” jelasnya.

Baca juga: BMKG Malang : Ada 623 Gempa Guncang Jatim Selama Juli 2026

Dari seluruh kejadian, hanya satu gempa yang dirasakan masyarakat, sedangkan sisanya merupakan gempa berkekuatan kecil yang tidak menimbulkan dampak signifikan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan, serta memastikan informasi hanya diperoleh melalui sumber resmi BMKG.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru