JATIMPEDIA, Surabaya - PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya menegaskan komitmennya terhadap penguatan ekosistem keuangan syariah.
Salah satunya dengan berpartisipasi dalam Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 dan Sarasehan PVML Syariah yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di The Westin Surabaya, 3–4 November 2025.
Baca juga: BI Surabaya Bersama TNI AL Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Mandiri Jatim
Dalam rilis yang diterima redaksi pada Jumat, (7/11/2025), Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Beni Martina Maulan, menjelaskan bahwa keikutsertaan Pegadaian menjadi bagian dari upaya memperluas layanan dan literasi keuangan syariah di masyarakat.
“Sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, Pegadaian terus mengembangkan produk syariah yang inklusif. Keuangan syariah bagi kami bukan sekadar pilihan, tetapi instrumen nyata untuk membangun ekonomi yang berkeadilan,” ujar Beni.
Baca juga: Semester I MSJA Catat Kenaikan Penjualan 13 Persen
Beni menambahkan, Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan syariah melalui edukasi dan inovasi layanan, sejalan dengan program OJK dalam memperluas pangsa aset dan akses keuangan syariah nasional.
Data OJK per Juni 2025 mencatat pangsa aset keuangan syariah sebesar 11,47�ri total aset keuangan nasional, dengan tingkat literasi 43,42�n inklusi 13,41%. Kondisi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara regulator, lembaga keuangan, dan pelaku industri untuk memperkuat pondasi keuangan syariah di Indonesia.
Baca juga: MPM Honda Jatim Bersama YBSI Berikan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis bagi 100 Veteran LVRI
Melalui forum ini, Pegadaian berharap dapat memperluas kerja sama dan memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keuangan syariah yang mudah diakses dan sesuai prinsip keberlanjutan.
Editor : Rizky