Petrokimia Gresik Perkuat Dukungan untuk UMKM Batik di Momentum Hari Batik Nasional

Reporter : Eka Sapto
Perajin batik binaan Petrokimia Gresik sedang memproduksi kain batik

JATIMPEDIA, Gresik -  Menyambut Hari Batik Nasional, Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia dan perusahaan solusi agroindustri, menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha batik di Indonesia. Melalui berbagai program pembinaan, Petrokimia Gresik berupaya membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) batik agar bisa tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan bahwa batik tidak hanya sebagai warisan budaya, tapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal. "Batik telah menjadi sumber penghidupan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah," ujarnya saat acara di Gresik, Kamis (2/10/2025).

Baca juga: Sumur Migas Pangkah Gresik Bikin Pertamina Optimistis, Produksi Tembus 2.443 Barel per Hari

Saat ini, Petrokimia Gresik membina delapan UMKM batik dari beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk Gresik, Bangkalan, Tuban, Madiun, Rembang, dan Sidoarjo. Beberapa mitra binaan tersebut adalah Batik Bangsawan, Zulpah Batik, Batik Zaenal Gedog, Batik Tulis Sari Warni, Mekar Sari, Hamdan Batik, Kidang Kencana Rizki, dan Batik Sari Kenongo.

Petrokimia Gresik menyediakan pendampingan menyeluruh mulai dari akses permodalan lewat Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), hingga memfasilitasi promosi melalui pameran, bazar, dan UMKM Corner di pusat perbelanjaan. Tak hanya itu, perusahaan juga membantu mitra mendapatkan perizinan dan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Baca juga: DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Pulihkan Mangrove Mengare

“Beberapa mitra kami bahkan telah tampil di panggung internasional, seperti Indonesian Investment Forum di Denmark pada 2024, KTT ASEAN di Labuan Bajo, dan G20 di Bali,” tambah Daconi. Hal ini diharapkan bisa membuka peluang pasar global bagi produk batik Indonesia.

Contohnya, Batik Bangsawan yang awalnya hanya dikenal di wilayah lokal, kini mampu menembus pasar nasional dan internasional seperti Thailand dan New York, berkat dukungan digitalisasi dan pendampingan intensif dari Petrokimia Gresik. Peningkatan produksi dan omzet pun dialami, serta penghargaan Platinum pada Bina Mitra UMKM Award 2025 yang diraih bersama Batik Gedog Zaenal.

Baca juga: Petrokimia Gresik raih Gold Winner Media Relations Award 2026 lewat program PMA

Daconi mengajak masyarakat untuk terus mendukung keberlangsungan UMKM batik Indonesia. Menurutnya, mengenakan batik bukan hanya soal gaya, tapi juga bentuk kecintaan terhadap budaya dan bangsa. “Mari rayakan Hari Batik Nasional dengan berbatik, sekaligus ikut memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui para pelaku usaha batik di tanah air,” pungkasnya.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru